Bupati Baharuddin Nikmati Indomie Campur Udang Vaname Usai Panen Raya

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, BATUBARA — Ada pemandangan menarik usai Panen Raya Udang Vaname di Dusun I Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Senin (13/7/2026). Di tengah suasana penuh keakraban bersama masyarakat dan para pembudidaya muda, Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian menikmati semangkuk Indomie yang dipadukan dengan udang vaname segar hasil panen.

Momen sederhana tersebut menjadi simbol kedekatan Bupati dengan masyarakat sekaligus bentuk apresiasi terhadap hasil budidaya udang yang kini mulai berkembang di kawasan pesisir Batubara.

Sebelumnya, Baharuddin menghadiri Panen Raya Udang Vaname sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Batubara terhadap pengembangan sektor perikanan yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan, Camat Lima Puluh Pesisir, Plt. Kepala BPBD, serta para kepala desa se-Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

Baca Juga :  Ribuan Ekor Ikan Mati Mendadak di Sungai Padang Batubara, Ada Apa?

Bupati meninjau langsung tambak budidaya yang dikelola para generasi muda. Ia memberikan apresiasi atas semangat, kreativitas, dan keberanian mereka mengembangkan usaha budidaya udang vaname yang kini mulai menunjukkan hasil menggembirakan.

“Kita bersyukur anak-anak muda memiliki pemikiran yang cukup cemerlang dengan mengembangkan tambak budidaya udang vaname. Mudah-mudahan ini dapat diikuti oleh generasi muda lainnya,” ujar Baharuddin.

Menurutnya, Kabupaten Batubara memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Dengan garis pantai sepanjang sekitar 62 kilometer, daerah ini dinilai memiliki peluang menjadi salah satu sentra produksi udang vaname di Sumatera Utara apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.

Baca Juga :  12 Anggota Panwascam Lima Puluh Dilantik, Abdillah Sebut Jaga Kepercayaan

Ia berharap keberhasilan para pembudidaya muda di Gambus Laut mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk terjun ke sektor perikanan dan membangun usaha berbasis potensi lokal.

“Pemerintah Kabupaten Batubara akan terus mendorong pengembangan sektor perikanan sebagai salah satu sektor unggulan daerah. Selain meningkatkan produksi, sektor ini juga diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Di penghujung kegiatan, suasana semakin hangat ketika Bupati bersama masyarakat menyantap Indomie yang dipadukan dengan udang vaname segar hasil panen.

Kesederhanaan tersebut menjadi gambaran bahwa hasil budidaya lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga dapat dinikmati langsung bersama masyarakat sebagai bagian dari kebanggaan terhadap potensi daerah. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?
Potong Nasi Tumpeng dan Ziarah Makam Pahlawan, HUT ke-62 Golkar di Batubara Berlangsung Meriah
Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi
SMSI Akan Buka UKW di Batubara
13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik
P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32 WIB

13 Pejabat Pemkab Batubara Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WIB

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok

Berita Terbaru

BATUBARA

Batubara Kaya Sejarah, Mengapa Ikonnya Belum Terbangun?

Rabu, 21 Okt 2026 - 12:58 WIB