Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pasang Rob Kembali Melanda Kabupaten Batubara, 8 Desa ‘Tenggelam’

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Mei 2022 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Sebanyak delapan desa di Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara kembali dilanda oleh pasang besar air laut. Pasang yang menggenangi pemukiman rumah penduduk didaerah pesisir itu mengakibatkan sejumlah rumah didaerah itu digenangi oleh air pasang.

Pasang juga melanda badan jalan sepanjang jalan merdeka di Kecamatan Tanjung Tiram, akibatnya, halaman perkantoran seperti kantor PLN yang terdapat di Jalan Merdeka Direndami oleh air banjir.

Berdasarkan pantau awak media, sebanyak delapan desa dan 2 kelurahan di wilayah Kecamatan Tanjung Tiram, rata rata mengalami banjir rob, terutama yang berada di pinggir laut seperti Kelurahan Bagan Arya, Desa Bandar Rahmat, Bogak, Pahlawan, Suka Jaya, Guntung, Bagan Dalam dan desa tetangga lainnya seperti di Kec Talawi, Desa Guntung Kecamatan Nibung Hangus dan Desa Gambus Laut, Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Minggu (15/5/2022).

Pasang dalam yang menggenangi wilayah pesisir ini terjadi diwaktu sore dan surut kembali kelaut sejak kemarin Sabtu (14/5)2022).

Pasang menggenangi sarana umum jalan, sekolah, perkantoran hingga permukiman warga yang berada didesa nelayan.

Baca Juga :  Baru Setahun Diresmikan, Plafon Pasar Onan Simpang Dolok Roboh

“Debit pasang paling parah melanda Desa Bandar Rahmat dan Bagan Arya hingga desa Guntung mencapai ketinggian 1 hingga 2 meter. Rata-rata kolong rumah panggung di desa nelayan kondisi tergenang air dan bagai rumah terapung,” sebut Yusuf warga nelayan di Tanjung Tiram seperti dilansir media waspada.id.

Akibatnya pasang laut tersebut, sejumlah warga terpaksa bekerja ekstra menyelamatkan perabotan rumah ketempat lebih tinggi menghindari kerusakan dan membersih lantai rumah setelah pasang surut.

Menurut kebiasaanya, pasang menggenangi daratan terjadi tiga hingga empat hari dan setelah itu, kondisi pasang kembali normal seperti sedia kala.

“Kondisi biasa bagi masyarakat pesisir khususnya di Kabupaten Batubara. Setelah empat atau lima hari, kondisi kembali normal,” kata Iwan warga Labuhan Ruku.

Beberapa hari ini, debit pasang semakin parah diduga erat kaitan terjadi kerusakan lingkungan pantai semakin punah kawasan hutan mangrove dan titik resapan air selama ini berfungsi menghampang dan menampung pasang sehingga debit pasang tidak separah sekarang dampak dari pengembangan perkebunan dan pembangunan hingga permukiman warga dengan membuka lahan kavlingan.

Baca Juga :  Jembatan Timbang dan Supir Truk Angkutan Bak Main 'Kucing-kucingan'

Berkurangnya daerah resapan air perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dengan meninjau kembali keberadaan kawasan pinggir pantai/sungai yang kondisinya kini sebagian telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit dan usaha kavlingan perumahan pemodal kuat.

“Secara ekonomi, memang perusahaan- perusahaan yang bergerak dibidang properti itu memang menguntungkan bagi investor dan pengusaha, namun pemerintah juga perlu mengkaji tata ruang dan tata wilayah sehingga tata kelola pemerintahan dapat lebih terarah,” harapnya.

Kemudian dia juga mendesak mereka menggembalikan kondisi semula bila ditemukan usaha dikelolah melanggar jalur hijau sebagaimana peraturan dan perundangan berlaku baik di kawasan pinggir Sungai Udang Desa Mesjid Lama, dan Desa Indrayaman, mengingat, semula merupakan anak sungai kini sudah menjadi daratan kawasan perumahan dan pertokoan hingga sampai lahan pinggir sungai ke arah Padang Genting Kecamatan Talawi sebagai kecamatan tetangga. ***Has

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut
Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya
Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus
Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut
Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah
Kelompok 80 Desak Polres Sergai Periksa IUP dan HGU PT DMK, Dugaan Alih Fungsi Lahan Menguat
Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:02 WIB

Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya

Senin, 19 Januari 2026 - 22:40 WIB

Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus

Senin, 19 Januari 2026 - 22:29 WIB

Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut

Senin, 19 Januari 2026 - 22:22 WIB

Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:35 WIB

Kelompok 80 Desak Polres Sergai Periksa IUP dan HGU PT DMK, Dugaan Alih Fungsi Lahan Menguat

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Dua Srikandi, Satu Tujuan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:38 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:06 WIB

LABUHANBATU

Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:03 WIB