TPPS Labuhanbatu Review Kinerja Tahunan Aksi Integritas Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Desember 2022 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Ketua pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Labuhanbatu yang juga Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rosa Siregar,S.Pd, melakukan review kinerja tahunan aksi integritas stunting tingkat kabupaten dan rencana tindak lanjut di Kabupaten Labuhanbatu.

Di penghujung Tahun 2022 ini, beragam upaya telah banyak kita lakukan dalam perbaikan kesehatan masyarakat di Kabupaten labuhanbatu, khususnya penanggulangan balita stunting di Kabupaten Labuhanbatu titik beragam kegiatan di tingkat kabupaten sampai dengan tingkat desa dan kelurahan telah dilakukan secara bahu-membahu dalam menurunkan kasus stunting 14% tahun 2024 sesuai instruksi presiden Republik Indonesia. Ucap Wabup Kamis (8/12/2022, diaula platinum hall Rantauprapat Kecamatan Rantau Selatan.

Sektor spesifik yang telah dilakukan Dinas Kesehatan dan sensitif dari berbagai organisasi seperti Dinas PUPR, Perukim, DP2KB, Kemenag, Pendidikan, Perikanan, Dinas Sosial dan kegiatan-kegiatan Kecamatan dan Desa pun diharapkan dapat mengurangi angka stanting di Kabupaten Labuhanbatu.

Di penghujung tahun ini kita sampai pada aksi ke-8 yaitu review kinerja tahunan aksi integrasi penurunan stunting yang sebelumnya aksi 1 sampai aksi 7 telah kita laksanakan.

Review kinerja merupakan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten, khususnya kepala daerah dalam pelaksanaan program penurunan stunting selama 1 tahun terakhir mulai dari aksi 1 sampai dengan aksi 7.

Baca Juga :  Peduli Stunting, PT HSJ Negeri Lama Salurkan Bantuan Pangan

Nantinya, kegiatan ini akan menjadi indikator hasil dalam setiap tahapan yang telah dilaksanakan dan menjadi bahan masukan dalam pelaksanaan analisis situasi (Aksi 1) tahun rencana dalam penyusunan rencana kerja dan penganggaran masing-masing OPD kecamatan dan desa. sebut Wabup.

Dalam pertemuan ini saya tekankan penurunan stunting harus dilakukan secara simultan dan serius. Guna menciptakan generasi muda labuhan batu bebas Stunting. Saya harapkan dalam kegiatan ini akan terbentuknya dokumen rencana tindak lanjut realisasi rencana kegiatan penurunan stunting, faktor-faktor penghambat penurunan stunting di lapangan serta rekomendasi kegiatan pada tahun rencana.

Pertemuan ini merupakan landasan penting dalam mempersiapkan Kabupaten Labuhanbatu dalam penilaian kinerja pada Maret 2023 mendatang, sehingga kita harus mempersiapkan lebih awal dengan persiapan yang matang.Tegas Wabub.

Sementara Kaban Bappeda Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti ,S.Sos,MM, dalam paparannya menyampaikan isu aktual masalah tata kelola pelaksanaan program hasil pendampingan terpadu di 12 provinsi prioritas.

Disebutkan Hobol, komitmen kepala daerah disebagian daerah masih belum diwujudkan dalam bentuk aksi nyata dan diturunkan kepada OPD, Camat, Kepala Desa dan Kelurahan. Untuk ini pemerintah daerah diingatkan untuk mewujudkan komitmen yang sudah ditandatangani bersama sekretariat wakil presiden menjadi aksi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan oleh kelompok sasaran.

Baca Juga :  Kalapas Sebut Napi Residivis Tidak Dapat Jatah Asimilasi

Terkait dengan regulasi beberapa daerah masih belum mempunyai regulasi sebagai dasar pelaksanaan program. Beberapa kabupaten kota yang telah mempunyai regulasi masih perlu melakukannya penyesuaian dengan Perpres nomor 72 tahun 2021 yang baru terbit.

Masalah data juga terjadi di seluruh kabupaten kota, perbedaan data SSGI dan ePPGBM menjadi diskursus hangat. Selain itu cakupan ePPGBM , kualitas pengukuran dan ketersediaan alat menjadi isu besar dalam masalah data.

Penganggaran dan perencanaan juga jadi masalah bagi hampir seluruh kabupaten/kota, keterbatasan anggaran menjadi isu utama daerah masih sangat tergantung pada dana transfer dari pusat.pungkas Hobol.

Ditempat yang sama Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Friska,E.Simanjutak menyampaikan, saat ini kabupaten Labuhanbatu telah sampai pada aksi ke-8 percepatan penurunan stunting dan memperoleh peringkat ke-4 se-Sumatera Utara.

Dikatakan Friska prevalensi stunting riskesdas pada tahun 2021 Provinsi Sumatera Utara mencapai 25,8% dan di Kabupaten Labuhanbatu mencapai 27%. Kita harus bahu membahu dalam menurunkan kasus stunting hingga 14 persen di tahun 2024 sesuai instruksi presiden Republik Indonesia.ujarnya. (BAF)

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

BATUBARA

SMSI Akan Buka UKW di Batubara

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:03 WIB

NASIONAL

Prabowo Preteli Kabinet Era Jokowi

Minggu, 4 Okt 2026 - 19:13 WIB