Begini Kronologi Hilangnya Uang Panitia Pilkades Indrayaman

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2022 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Teka-teki hilangnya uang panitia Pilkades Desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara memunculkan spekulasi ditengah-tengah masyarakat setempat.

Pasalnya, sejumlah warga mengatakan uang itu ‘dicuri tuyul’, ada juga anggapan tuyul kepala hitam yang mengambil, sehingga informasi tersebut memunculkan sejumlah spekulasi didesa tersebut.

Semula, uang panitia yang dikabarkan hilang didalam tas bendahara Pilkades tersebut menjadi tanda tanya oleh sejumlah panitia Pilkades yang kini belum mendapatkan honor dari agenda demokrasi didesa tersebut.

Lantas muncul pertanyaan sederhana, bagaimana uang panitia Pilkades itu bisa hilang padahal uang itu tersimpan didalam tas bendahara? Kata Ketua Panitia Umar.

Kepada zulnas.com, Ketua Panitia Pilkades Desa Indrayaman Umar Aidil Fitra membeberkan uang panitia Pilkades didesa tersebut hilang ditangan bendahara. Kehilangan uang secara mendadak itu membuat dirinya mereview kembali perjalanan bendahara saat mengantongi uang tersebut didalam bilik tasnya.

“Saat kami mencairkan uang tersebut di Bank Sumut tanggal 14 Nopember tepatnya pukul 14.00 Wib, siang, uang itu kemudian langsung disimpan didalam tas bendahara,” kata Umar di Kecamatan Tanjung Tiram, Senin (28/11/2022) malam.

Lantas, Umar menceritakan, seharian uang tersebut disimpan didalam tas milik bendahara. Merek berdua, kemudian membayar sejumlah tagihan keperluan desa kepada sejumlah kedai yang ada di Tanjung Tiram dan Talawi.

Baca Juga :  Kapolres Batubara Gandeng Lintas Tokoh 'Perangi' Copid-19 didaerah
Baca : Honor Belum Bayar, Uang Panitia Pilkades Indrayaman ‘Mendadak’ Hilang

“Pertama, kami belanja di kedai jambu Tanjung Tiram membeli sesuatu bahan, dan bendahara hanya mengambil sebagian yang saja dari dalam tas tanpa mengeluarkan uang secara keseluruhan,” beber Umar.

Setelah uang pembelian peralatan di kedai jambu Tanjung Tiram tersebut, mereka mengaku kemudian membayar tunggakan barang di Desa Pahang Kecamatan Talawi.

Setelah membayar uang tersebut, ketua dan bendahara mulai berpisah dengan menggunakan dua kereta yang semula diparkir di Kantor Camat Talawi.

“Saat mengambil uang itu kami masih satu kereta, setelah membayar sejumlah keperluan desa, lalu kami pisah kereta, saya mengambil kereta saya yang parkir di Kantor Camat Talawi,” tutur ketua panitia.

Setelah pisah kereta, kami kemudian melanjutkan kekantor desa. Disana, kami sempat duduk dikantor, lalu, saat saya bendahara hendak membeli nasi, tiba-tiba saja bendahara mengatakan uang didalam tasnya hilang.

Bon uang keluar milik bendahara Pilkades Indrayaman

Kabar hilang tersebut, lantas menjadi perhatian sejumlah kalangan, termasuk pihak kepolisian yang saat itu sedang PAM dikantor desa.

Baca Juga :  Hawa Panas Yang Muncul di Ruko Masih Misterius

“Saat kehilangan itu, memang ada bapak Kapolres Batubara dan Kasat Intelkam di kantor desa, bahkan rumah bendahara juga sempat digeledah, tapi uang tak dapat ditemukan,” beber Umar.

Setelah dua hari berlangsung pemilihan kepala desa (Pilkades) pihak panitia kemudian membuat laporan ke Polres Batubara pada tanggal 18 Nopember 2022, namun setelah laporan disampaikan, hingga kini ,polisi belum memanggil sejumlah saksi dari persoalan tersebut.

“Memang kami sudah 10 hari melapor, tapi anehnya, hingga kini, kami belum juga diperiksa,” kata Umar Senin (28/11/2022) malam.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Batubara El Wadip membenarkan uang bendahara panitia Pilkades Indrayaman Kecamatan Talawi hilang.

“Kasus tersebut sudah dilaporkan kepihak Polres Batubara. Kita tunggu saja polres bekerja,” terang Wadip.

Secara administrasi, Wadip menjelaskan pihaknya telah menyalurkan anggaran Pilkades tersebut kepada pihak panitia desa.

“Jadi kalau soal uang itu hilang, itu urusan panitia lah yang mempertanggung jawabkannya. Secara administrasi uang itu sudah dicairkan melalui bank Sumut,” terang Wadip. ***Dian

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Kasus Pembunuhan Berencana,Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:31 WIB

LABUHANBATU

HMI Soroti Dugaan Pembiaran Plasma Sawit Labuhanbatu

Rabu, 30 Sep 2026 - 16:29 WIB

LABUHANBATU

Polsek Bilah Hilir Amankan 3 Tersangka, ,2 Direhabilitasi BNNK

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:38 WIB