Lagi, Lebaran Tahun Ini, Gak Boleh Mudik

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Mei 2021 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Pemerintah Kabupaten Batubara kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggelar mudik pada lebaran idul fitri tahun 2021 ini. Himbauan tersebut disampaikan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 didaerah setempat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Batubara Ir Zahir M.AP saat memimpin apel operasi Ketupat Toba 2021 yang digelar Forkopimda Batubara dihalaman Mapolres Batubara, Kecamatan Lina Puluh, Rabu (5/5/2021).

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan bahwa pemerintah daerah setempat akan memberlakukan sangsi tegas apabila himbauan ini tidak diguberis, mengingat saat mendekati lebaran idul fitiri arus mudik dan arus balik dikawatirkan akan memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19 akibat kerumunan saat lebaran tiba.

Zahir menyebutkan, Penyekatan Pos untuk mengantisipasi mudik masyarakat terdata sebanyak 3.333 di setiap perbatasan Provinsi di seluruh Wilayah Republik Indonesia.

Dari angka itu, dapat tergambarkan tingkat kerumunan yang bakal terjadi sehingga akan mengancam keselamatan masyarakat secara universal terhadap penyebaran wabah virus yang dapat mematikan.

Baca Juga :  Warga Positif Corona Sudah Bukan Penduduk Batubara

Baca Juga : Lebaran Tahun 2020 Gak Pakai Mudik

Untuk memberlakukan larangan itu, pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Toba 2021 dengan membuat 3 pos cek poin untuk putar balik para pemudik yang melanggar himbau itu, mulai H minus 6 sampai dengan seminggu masa lebaran atau dari mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021, pemerintah akan stabay dilokasi pos pam.

Bupati Batubara Ir Zahir M.AP saat menjadi inspektur upacara pada apel Operasi Ketupat Toba 2021 yanh digelar dihalaman Mapolres Batubara, Rabu (5/5/2021)

“Kami akan melakukan penyekatan di 3 titik pintu masuk Daerah yang sudah dipersiapkan oleh petugas yang akan dijadikan Pos Pam. Tak hanya itu, di Desa – Desa juga telah disediakan PPKM untuk penjagaan orang atau tamu yang masuk,” Tuturnya.

Lebih lanjut Zahir menjelaskan
Dalam mengantisipasi adanya para pemudik yang masuk dan keluar dari Daerah kami juga akan memberikan sangsi tegas berupa tindakan hukum sesuai dengan Perbup,” sebutnya.

Baca Juga :  Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup

Sementara Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH bersama Dandim 02/08/as Letkol Inf Sri Marantika Beruh S.sos. mengatakan, TNI – Polri telah menyiagakan 197 personil untuk mengamankan Pos Pam dan Pos Pantau dalam Operasi Ketupat Toba 2021 ini di seluruh daerah Kabupaten Batubara. Penjagaan diintensifkan baik di pintu masuk perbatasan dan pos pantau di seluruh pos Desa.

Kapolres Batubara yang digelar Sosok pejuang kaum Dhuafa itu menuturkan pihaknya akan perketat larangan yang telah dihimbau Pemerintah pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

“Semoga ini dapat dipatuhi oleh masyarakat dan marilah kita bersama menghidari Covid 19 yang bisa saja akan semakin meluas pada lebaran Idul Fitri nanti,” Ajaknya. ***Ril

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara
Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup
KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa
SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber
Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar
Pulang dari Kamboja, Ayub Ungkap Kisah Mengerikan: Disiksa, Diancam Ambil Ginjal, Hingga Lari Kehutan
Polres Batubara Klarifikasi: Tidak Menolak Laporan, Orang Tua Korban Sudah Dikoordinasikan ke BP2MI
Pemkab Batubara Koordinasi Intensif Lacak Keberadaan Warga Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia di Kamboja
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:40 WIB

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara

Kamis, 6 November 2025 - 19:12 WIB

Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup

Selasa, 4 November 2025 - 15:29 WIB

KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:21 WIB

SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB

Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Sekda Dorong Penguatan Organisasi BPBD dan Budaya Gotong Royong

Rabu, 21 Jan 2026 - 10:05 WIB