Untuk Membangun Rumah Sakit Daerah dan Infrastruktur, Bupati Ajukan Utang Rp360 M

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 September 2019 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Batubara Ir Zahir M.Ap - Oky Iqbal Frima

Bupati Batubara Ir Zahir M.Ap - Oky Iqbal Frima

Zulnas.com, Batubara — Pemerintahan Zahir – Oky dalam satu tahun pertama gencar membangun infrastruktur. Tak hanya jalan umum, pemerintah juga membangun drainase, sekolah, jembatan baru dan lain sebagainya.

Namun di balik semua itu, Pemerintahan setempat ternyata telah merencanakan pinjaman utang sebesar 360 Milyar, pinjaman itu direncanakan untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah dan Bangunan Infrastruktur lainnya kepada salah satu Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

Rencana penggunaan utang pada tahun 2020 dalam pembangunan infrastruktur di kabupaten Batubara kedepan lantas mendapat sorotan dari pihak legislatif setempat.

Wakil Bupati Oky Iqbal Trima dan Sekda Sakti Alam Siregar

* Sekda : Gak Sampai 5 Tahun

Dirilis melalui media Kontra.Id, Sekretaris Daerah Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar  memastikan, keuangan Pemkab Batubara masih menyanggupi rencana pembayaran pinjaman utang senilai Rp360 miliar kepada Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dalam waktu yang secepatnya.

Sekedar diketahui, Bupati Kabupaten Batubara  Zahir,  mengusulkan rencana pinjaman utang Daerah kepada LKBB dengan total sebesar Rp360 miliar, dengan rincian pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebesar Rp.220 miliar dan untuk infrastruktur umum sebesar Rp.140 miliar guna membiayai pembangunan.

“Kalau kita ilihat dari jangka pembayaran dengan kemampuan keuangan pemerintah Batubara, setelah kordinasi terhitung dengan masa jabatan Bupati, utang itu gak memberatkanlah, ga sampai 5 tahun pun (utang) itu sudah beres semua, kalo ga sanggup ga mungkin kan kita ajukan” kata Sakti saat dihubungi, sabtu (14/9/2019).

Baca Juga :  Bupati Batubara Sidak ke RSUD OK Arya: Dorong Pelayanan Maksimal dan Dukung Penuh Program UHC
Bupati Zahir dan Sekda

Dia menjelaskan, skema pembayaran pinjaman utang daerah itu hingga saat ini masih dalam pembahasan di DPRD Batubara. Sebab, nantinya akan ada analisa keuangan Pemerintah Batubara. Analisa penilaian kemampuan keuangan itu akan dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Itu kan nanti ada (feasibility study) segi teknis lapangan maupun kemapuan keuangan daerah. Mampu gak bayar cicilan utang sesuai kemampuan keuangan. Nanti dinilai pusat lagi itu, tapi percayalah ga nya sampai 5 tahun, sebab kita juga kan sedang melakukan pembenahan pajak daerah, baik menaikan pajak PBB-P2 dengan menaikan NJOP dan sebagainya” jelas Sakti.

Dikatakannya, rencana pinjaman utang daerah itu sudah masuk Kerangka Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020 yang akan dibulatkan. Namun sayangnya rencana itu masih mendapat penolakan dari sejumlah anggota DPRD.

Sebab, rencana pinjaman utang tersebut juga belum sepenuhnya memenuhi syarat. Salah satunya tidak tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Batubara.

Baca Juga :  “Riuh Evaluasi Pejabat Batubara: Warga Mulai Bersuara di Dunia Maya”

Dalam dokumen perencanaan pembangunan lima tahun itu hanya memuat seputar pengembangan RSUD dan pembangunan infrastruktur umum lainya, namun tidak ada klausal pinjaman utang itu.

Sekretaris Daerah Batubara Sakti Alam Siregar

“Pengembangan RSUD dan infrstruktur pembangunan itu sudah tertuang di RPJMD, hanya saja klausal pinjamannya gak ada. Saat pembahasan KUA-PPAS itu sudah kita sampaikan hanya saja memang ada hal-hal yang harus kita perbaiki, harus dilengkapi, tinggal penyesuaiaan klasualnya karna RPJMD kita kan lagi dievaluasi, tapi sambil jalan terus kan bisa. Kami sudah diskusikan juga soal pembayaran tapi yang pasti segala aturan yang ada akan ditempuhlah,” bebernya.

Meski klasual pinjam utang tidak masuk ke RPJMD 2018 -2023, secara tersirat Saktiberharap rencana pinjaman itu masuk dalam APBD 2020.

Sebab menurut mantan Kepala Inspektur Batubara itu, peningkatan pelayanan RSUD Batubara dan infrastruktur umumnya baik itu penataan kantor RSUD, perumahan doktor, peningkatan jalan umum, pendidikan dan kesehatan di Batubara sangat penting dilakukan, karna rencana itu sudah masuk dalam visi dan misi Bupati Batubara.

“Inilah kita sedang ikuti mekanisme yang ada,” cetusnya. ***Red

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara
Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”
Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WIB

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok

Jumat, 18 September 2026 - 17:45 WIB

Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Kasus Pembunuhan Berencana,Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:31 WIB

LABUHANBATU

HMI Soroti Dugaan Pembiaran Plasma Sawit Labuhanbatu

Rabu, 30 Sep 2026 - 16:29 WIB

LABUHANBATU

Polsek Bilah Hilir Amankan 3 Tersangka, ,2 Direhabilitasi BNNK

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:38 WIB