Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Ketika sawah mulai retak dan padi terancam tak sempat tumbuh, kegelisahan petani pun perlahan naik ke permukaan. Di tengah kondisi itu, Ketua Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Kabupaten Batubara Ramadhan Zuhri, menyuarakan harapannya kepada Bupati Batubara agar memberi perhatian serius terhadap kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Batubara.

Menurut Ramadhan, persoalan kekeringan sawah yang kini dialami petani di sejumlah wilayah seharusnya menjadi alarm dini bagi pemerintah daerah. Ia menilai, respons yang muncul sejauh ini masih terkesan lamban, sementara waktu tanam terus berjalan tanpa kepastian pasokan air.

“Ini bukan sekadar soal teknis pertanian, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup petani. Jika tugas dan fungsi tidak berjalan optimal, evaluasi kinerja sudah seharusnya dilakukan,” ujar Ramadhan.

Baca Juga :  Disdik Batubara Segera Sosialisasikan Pengganti UN

Ia kemudian menyebutkan, bila evaluasi tersebut tidak membuahkan perubahan berarti, maka opsi penataan ulang jabatan di Dinas Pertanian perlu dipertimbangkan sebagai bentuk tanggung jawab publik.

Ramadhan juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Batubara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Kementerian Pertanian tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia mendorong adanya langkah bersama untuk mencari solusi atas kekeringan sawah yang melanda 12 desa di dua kecamatan, yakni Air Putih dan Sei Suka.

Berdasarkan keterangan petugas penyuluh pertanian di lapangan, terdapat puluhan hektare lahan sawah yang tidak memperoleh pasokan air. Kondisi ini dinilai sangat berisiko memicu gagal tanam hingga gagal panen, terutama bagi petani kecil yang menggantungkan hidup sepenuhnya dari musim tanam.

“Jika sawah tak ditanami atau gagal panen, maka yang terdampak bukan hanya petani, tetapi juga ketahanan pangan daerah,” katanya.

Baca Juga :  12 Ormas Siap Kawal Pemerintahan Zahir- Oky

Ramadhan mengingatkan, persoalan ini semestinya dibaca dalam bingkai yang lebih luas, yakni komitmen pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk menguatkan swasembada dan ketahanan pangan nasional. Kabupaten Batubara, menurutnya, memiliki peran penting dalam upaya tersebut.

Ia berharap pemerintah daerah setempat segera mengambil langkah nyata, baik penanganan darurat pasokan air maupun perencanaan jangka panjang pengelolaan irigasi, agar petani tidak terus berada dalam ketidakpastian setiap musim tanam tiba.

Di tengah hamparan sawah yang mengering, suara petani kini menunggu satu hal yang paling sederhana yakni kehadiran negara dalam bentuk tindakan, bukan sekadar janji. (Dan).

 

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia
Menghitung Hari Bersama Baharuddin Siagian
Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung Sampaikan Klarifikasi Terkait Kondisi Perusahaan
Baharuddin Siagian Pimpin Rakor Bentuk Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Agraria
MV Star Voyager Bawa Ribuan Turis Mancanegara di Awal 2026 di Batubara
Sempat Bentrok, Ratusan Warga Poktan Perjuangan Duduki Lahan PT Socfindo Tanah Gambus, Wabup Beri Tenggat 1 Minggu
Di Ujung Tahun, Kertas Bernama SK Itu Mengubah Segalanya
PB GEMKARA Santuni Keluarga Pejuang Pemekaran, Air Mata Haru Warnai Peringatan HUT ke-19 Batubara
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:09 WIB

Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:55 WIB

Sawah Mengering, Suara Petani di Batubara Menunggu Tindakan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:50 WIB

Menghitung Hari Bersama Baharuddin Siagian

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:41 WIB

Plt Direktur PDAM Tirta Tanjung Sampaikan Klarifikasi Terkait Kondisi Perusahaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:53 WIB

Baharuddin Siagian Pimpin Rakor Bentuk Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Agraria

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:03 WIB