Menjawab Keluhan Petani, Bupati Batubara Turun Tangan Hempang Sungai Ramunia

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Kritik publik soal lambannya respons terhadap kekeringan sawah di Kecamatan Air Putih akhirnya berbalas tindakan. Merespons keluhan petani yang lahan persawahannya kekurangan pasokan air, Bupati Batubara Baharuddin Siagian bergerak cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara melakukan gotong royong bersama kelompok tani.

Langkah darurat itu diwujudkan melalui penghempangan aliran Sungai Ramunia di wilayah Simalungun, Rabu (28/01/2026), agar air dapat dialirkan ke saluran irigasi persawahan di sejumlah desa Kecamatan Air Putih.

Puluhan petani bersama warga desa turun langsung ke sungai sejak pagi hari. Dengan peralatan sederhana, mereka membangun tanggul sementara untuk mengarahkan aliran air menuju saluran irigasi yang selama beberapa waktu terakhir tidak lagi mengaliri sawah warga secara optimal.

Kegiatan gotong royong ini menjadi jawaban awal atas kekhawatiran petani terhadap ancaman gagal tanam dan penurunan hasil panen akibat minimnya pasokan air.

Baca Juga :  Sudah Hampir Setahun, YRT Ahlul Qur'an Batubara Masih Nunggu Realisasi Bantuan

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, menyebut penghempangan sungai tersebut sebagai langkah mendesak demi menyelamatkan tanaman padi yang sedang membutuhkan air.

“Debit air menurun, sementara kebutuhan air untuk sawah sangat mendesak. Karena itu, kami sepakat bergotong royong agar air bisa kembali mengalir ke persawahan,” ujarnya.

Menurut Rasyid, kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian, khususnya di wilayah Daerah Irigasi Perkotaan Kecamatan Air Putih. Ia mengingatkan, tanpa pasokan air yang memadai, petani berisiko mengalami penurunan produksi.

Sementara itu, Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang turut meninjau langsung kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan infrastruktur irigasi. Pemerintah desa tentu mendukung upaya-upaya masyarakat demi menjaga ketahanan pangan,” katanya.

Baca Juga :  Terbukti Bersalah, Iqbal Fahrozi Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta

Usai dilakukan penghempangan, aliran Sungai Ramunia mulai masuk ke saluran irigasi dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan warga Desa Pasar Lapan dan sekitarnya.

Meski demikian, warga berharap langkah darurat ini tidak berhenti di sini. Mereka mendorong adanya perhatian jangka panjang berupa pembangunan dan perbaikan irigasi permanen agar persoalan kekeringan tidak terus berulang setiap musim tanam.

Pemerintah Kabupaten Batubara menyatakan komitmennya untuk terus merespons cepat keluhan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Batubara yang berdaya dan sejahtera.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten II Setdakab Batubara Rusian Heri serta Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara Hendra Kumara. (Dan).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot
Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang
Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Padang Genting, Warga Meriahkan HUT RI ke-81
Ismar Khomri Desak Pemkab Batubara Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir, Lewat Dana TKD Rp165 Miliar
Soal Lahan Cabai Banjir, DPRD Batubara Desak Penanganan, PSDA Perintahkan Rekayasa Aliran

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menembus Ombak, STM Desa Padang Genting Meriahkan HUT RI ke-81 di Pulau Pandang

Berita Terbaru