Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Buruh Ancam Mogok Nasional, Jika Perppu Cipta Kerja Disahkan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Februari 2023 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Jakarta – Partai buruh dan sejumlah serikat buruh yang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI hari ini menolak Perppu Cipta Kerja disahkan. Mereka mengancam akan melakukan mogok nasional jika Perppu tersebut disahkan.

“Partai Buruh menolak Perppu Omnibus Law Cipta Kerja atau Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang akan dibahas di DPR RI,” kata Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat demonstrasi di depan DPR RI, Senin (6/2/2023).

Said Iqbal menuturkan Partai Buruh bersama Serikat Buruh meminta DPR menolak isi Perppu No. 2 Tahun 2022 tersebut. Ia mengancam akan melakukan mogok nasional bila hal itu disahkan.

“Kami meminta DPR menolak isi Perppu No. 2 Tahun 2022 terkait dengan Omnibus Law Cipta Kerja. Bilamana DPR tetap mengesahkan, menerima Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tersebut bisa dipastikan Partai Buruh bersama organisasi Serikat Buruh termasuk SPMI menggelar pemogokan nasional,” ujarnya.

Mogok nasional, kata dia, akan digelar dalam waktu dekat ketika RUU tersebut disahkan. Ia juga menyebutkan, buruh akan dilakukan mogok dan demonstrasi saat uji formil dan uji materiil di Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga :  Sambut HUT 61, Ini Kontribusi Hutama Karya di Kabupaten Batubara

“Mogok nasional, lanjutnya akan digelar dalam waktu secepat-cepatnya ketika diumumkan dan keluarkan nomor dari Undang-undang pengesahan terhadap Perppu. Di luar itu tentu begitu nomor undang-undang tentang terkait omnibus law cipta kerja, maka akan dilakukan judicial review, uji formil dan uji materiil,” ucap Said Iqbal.

Tuntutan kedua yang disuarakan massa aksi adalah penolakan terhadap RUU Kesehatan. Said Iqbal menyatakan dalam hal ini pihaknya akan mendukung Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Partai buruh bersama IDI, serikat buruh bersama IDI, serikat petani kepada IDI. Organinasi Bidan dan Perawat tidak boleh ada organisasi ganda di dalam bidang kesehatan karena ini menyangkut nyawa manusia,” katanya

“Pemerintah dan DPR jangan coba-coba bermain politik terhadap apa yang telah dikerjakan oleh IDI, Konsil Dokter, dan organisasi Perawat dan organisasi Bidan lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan Partai Buruh bersama Serikat Buruh juga mendesak DPR untuk segera mensahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Said Iqbal mengkritik terkait lamanya RUU itu disahkan.

“Anda liat kalau giliran yang pembahasannya nggak ada duit DPR lama. 17 tahun udah membahas PPRT RUU-nya, nggak pernah jadi-jadi. Kalo KUHP cepet, ada duitnya. BPJS cepet, ada duitnya, maka dia cepet. Kalau yang bersifat perlindungan nggak selesai-selesai,” katanya.

Baca Juga :  Peringati HDKD, Kemenkumham Gelar Seminar Nasional Bertajuk PEN

Ia mengungkapkan sudah 17 tahun lamanya pekerja rumah tangga bekerja tanpa perlindungan. Karena itu, kata dia, pihaknya datang untuk menyuarakan hal tersebut.

“Mereka disiksa, diperkosa, tidak dibayar upahnya, jam kerja yang berlebihan, mereka tidak mau menyelesaikan di parlemen ini, maka kami datang ke DPR karena sebelumnya sudah datang ke Istana,” ungkapnya.

“Ini adalah pokok pangkal akan melakukan pemogokan secara nasional, terus-menerus dan besar-besaran sampai kapan? Sampai menang, sampai dengan pemilu. Kita hukum partai politik yang selama ini selalu merugikan rakyat. Mosi tidak percaya kepada partai politik yang ada di parlemen,” pungkasnya.

Partai buruh bersama Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan elemen gerakan buruh lainnya melakukan aksi serempak di 27 provinsi. Sedangkan yang berdemo di depan DPR RI hari ini merupakan buruh yang berasal dari Banten, DKI, dan Jawa Barat. ***Detik

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara
Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup
KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa
SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber
Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar
Pulang dari Kamboja, Ayub Ungkap Kisah Mengerikan: Disiksa, Diancam Ambil Ginjal, Hingga Lari Kehutan
Polres Batubara Klarifikasi: Tidak Menolak Laporan, Orang Tua Korban Sudah Dikoordinasikan ke BP2MI
Pemkab Batubara Koordinasi Intensif Lacak Keberadaan Warga Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia di Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:40 WIB

Presiden Prabowo Didesak Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo di Batubara

Kamis, 6 November 2025 - 19:12 WIB

Usia 30: Titik Balik Pria Menuju Kedewasaan dan Tanggung Jawab Hidup

Selasa, 4 November 2025 - 15:29 WIB

KH. Ma’ruf Amin Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI: Tegaskan Media Siber Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:21 WIB

SMSI Gelar Dialog Nasional “Media Baru vs UU ITE”: Literasi Digital Jadi Kunci Kebebasan dan Tanggung Jawab di Era Siber

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB

Kisah Dramatis Ayub Ramadhansyah: Warga Batubara yang Selamat dari Jerat TPPO di Kamboja, Nyaris Dijual 50 Ribu Dolar

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Insan Pers Labuhanbatu Rayakan HPN 2026

Selasa, 17 Feb 2026 - 17:03 WIB

LABUHANBATU

Ketua DPRD Labuhanbatu Turun Langsung Kawal Poslab

Sabtu, 14 Feb 2026 - 18:21 WIB