Gegara Cinta, Pria di Batubara Nekat Buat Laporan Palsu, Dimentahkan Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juni 2022 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zulnas.com, Batubara — Cinta bisa membuat orang lupa diri, bahkan gara-gara cinta orang bisa nekat berbuat apa saja. Seperti halnya dengan pemuda yang satu ini, hanya ingin mengambil simpati pacarnya, dia nekat berurusan dengan polisi, membuat laporan penganiayaan palsu terhadap dirinya.

Namun, Lidik punya lidik, Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus penikaman terhadap pria yang disebut wartawan di Batubara yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Pelapor RF (22) warga Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, ternyata merekayasa penikaman tersebut dengan motif asmara (percintaan).

“Motifnya untuk mencari simpati dari teman dekatnya. WA tidak dibalas, chating tidak dibalas, handphone tidak diangkat. Lalu dia melukai dirinya sendiri. Ada hubungan tidak harmonis, ada clash terhadap teman dekatnya, dia berbuat itu untuk mencari simpati,” kata Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Jhon Tarigan di Mapolres Batubara, Senin (20/6/2022).

Kasat menjelaskan, Setelah mendapat laporan dari orang yang mengaku menjadi korban yang dianiaya, Satreskrim Polres Batubara dibantu Tim Jatanras Polda Sumut mengadakan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, laporan itu mentah dengan dapat dibuktikan bahwa kejadian itu merupakan rangkaian karangan belaka berdasarkan bukti, fakta dan saksi.

Baca Juga :  Pepaya, Buah Favorit Kapolres Batubara

Ada beberapa hal yang dilakukan dalan penyelidikan. Pertama, melakukan rekonstruksi tempat kejadian, awalnya dari situ sudah melihat adanya kejanggalan.

Dari rekonstruksi pertama dan kedua, selalu berubah-ubah. Lalu mencari rekaman CCTV yang ada disekitar TKP. Didapat ada 8 CCTV, kemudian keterangan korban dari hasil pengamatan CCTV, juga terdapat kejanggalan.

Selanjutnya, pihaknya melakukan penyelidikan terhadap orang yang pernah berselisih kepada korban. Mulai dari handphone dilakukan pengecekan dan percakapan sebelum kejadian, hal itu juga terbantahkan tidak sejalan dengan keterangan pelapor.

Saat melapor ke Polsek Labuhan Ruku, pelapor membawa celana keper warna hitam yang katanya celana itu dia pakai saat kejadian. Saat melihat awal celana pelapor, pihaknya sudah menaruh kecurigaan. Sebab celananya robek pas diposisi jahitan dengan arah vertikal, sementara luka yang dialami pelapor horizontal.

Baca Juga :  7 Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Dilantik, Edy Tekankan Kerjasama Tim

Celana itu juga sudah dibawa ke laboratorium Polda Sumut untuk membuktikan apakah benar celana itu ada darah atau tidak. Setelah keluar hasil laboratorium, ternyata tidak ada darah pada celana tersebut.

“Setelah itu kami lakukan pendekatan-pendekatan terhadap pelapor, kemudian beliau menangis dan menyesal perbuatannya dan mengakui bahwa laporan itu hanya karangan belaka,” ujarnya.

Sebelumnya, RF (22) disebut sebagai seorang wartawan media siber Lensa Medan bertugas di Kabupaten Batubara, mengaku ditusuk orang tak dikenal (OTK) dengan senjata tajam di kawasan Kayu Ara, Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, pada Sabtu (11/6/2022) sekira pukul 01.00 WIB.

Setelah RP mengaku merekayasa penganiayaan terhadap dirinya, E selaku orang tua RP mengungkapkan penyesalannya dan meminta maaf akibat tingkah laku anaknya RP.

E meminta maaf kepada institusi Polri dan selaku Wartawan Media Online ia meminta maaf kepada Bapak Kapolda Sumut atas perbuatan anaknya yang minimbulkan keresahan. ***Dian

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Maya: ” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Jumat, 9 Okt 2026 - 22:02 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Senam Sehat Bersama Lansia di Binaraga*

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:48 WIB

LABUHANBATU

Warung Polisi Minggu ke – 27,Polres Labuhanbatu Terus Berbagi

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:56 WIB