Soal Proyek Normalisasi Milhan Ngaku Tak Terlibat, Camat Kerap Didatangi Warga Minta Ganti Rugi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Februari 2019 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara,zulnas.com – Protes warga jalan merdeka Kecamatan Tanjung Tiram Haji Iyan untuk meminta ganti rugi jembatan depan rumahnya yang dirobohkan guna pembangunan saluran drenase (normalisasi) ditanggapi positif oleh Haji Milhan yang semula disebut-sebut sebagai rekanan pemenang tender dari CV Sumber Anugerah.

Kepada zulnas.com, sabtu (02/02/2019) Haji Milhan mengaku tidak punya urusan langsung terhadap paket proyek APBD Tahun anggaran 2018 itu, ia mengaku, dalam persoalan teknis pekerjaan normalisasi yang menelan anggaran 1,5 Milyar itu, perannya hanya sebagai penyandang dana, dan tidak bertanggung jawab secara administrasi terhadap proyek dimaksud.

Warga Jalan Merdeka Haji Iyan yang protes terhadap jembatan depan rumahnya yang semula dijanjikan rekanan akan diganti rugi, tetapi hingga pekerjaan itu selesai dan dicairkan, kerugiannya belum digantikan oleh pihak rekanan

“Soal ganti rugi saya manalah tau, yang jelas saya rugi lebih kurang 30 juta dari kawan-kawan yang menandatangani kontrak kerja pelaksanaan proyek normalisasi itu”, Tegas Milhan seraya minta pencatutan namanya agar dapat diklarifikasi dalam pemberitaan.

Lebih lanjut, Haji Milhan mengatakan bahwa proyek normalisasi jalan merdeka itu membuat ia menjadi korban, ia tidak hanya menerima kerugian dari teman ‘joinnya’, tetapi juga mendapat tekanan pikiran dari berbagai warga yang kerap meminta ganti rugi.

Baca Juga :  Zahir : Program Rastra Bisa Tingkatkan Kesejhateraan Petani Batubara

“Saya disini hanya korban, saya terus terang tidak mengerti tentang proyek APBD itu, uang saya sampai sekarang belum kembali”, Tegas Haji Milhan yang mengaku berprofesi sebagai pedagang murni itu.

Baca Juga : Diduga Mencari Untung Besar, Rekanan Proyek Normalisasi Belum Ganti Rugi Jembatan Warga

Soal menjadi rekanan sebagai pemborong, Haji Milhan mengaku siap untuk bekerjasama sama siapapun, sepanjang jika ia terlibat langsung sebagai pemenang tender dan menandatangani kontrak proyek dalam membangun Batubara kedepan.

“Saya sebenarnya enak diajak bekawan, tapi kalau saya langsung menjadi pemain, tapi kalau dalam proyek normalisasi 1,5 Milyar itu, saya hanya korban”, Tegas kembali.

Baca Juga : Proyek 1,5 M Normalisasi Saluran Drenase Jalan Merdeka Tanjung Tiram Diharapkan dapat Menjadi Solusi Banjir

Secara terpisah, Plt Camat Kecamatan Tanjung Tiram Azwar saat diminta tanggapannya atas proyek normalisasi jalan merdeka Kecamatan Tanjung tiram mengaku kerap didatangi warga untuk meminta ganti rugi atas jembatan rumah warga yang diroboh untuk membersihkan parit jalan merdeka itu.

Baca Juga :  Diduga Mencari Untung Besar, Rekanan Proyek Normalisasi Belum Ganti Rugi Jembatan Warga

“Memang, warga sering datang kekantor meminta ganti rugi, saya hanya menjawab nanti saya akan sampaikan kepada rekanannya”, kata Azwar kepada zulnas.com, dikantor camat Tanjung Tiram, sabtu (02/02/2019).

Baca Juga  : Diduga Mark-up BPK Diminta Audit Proyek Normalisasi Tanjung Tiram

Persoalan keluhan masyarakat itu, menurut Azwar hal yang lumrah, sebab, dalam pembangunan tata kelola jalan merdeka di Kecamatan Tanjung Tiram itu harus dijalankan dengan ramah lingkungan dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.

“Kita sangat mendukung program pembangunan Batubara, apalagi untuk bidang infrastruktur, tetapi diharapkan kepada pihak rekanan juga dapat bekerjasama secara persuasif kepada warga”, ujar Azwar yang juga Kabid di BPBD Batubara itu.

Ketika dimintai keterangannya tentang hasil dari proyek normalisasi di Jalan Merdeka Kecamatan Tanjung Tiram, Azwar hanya menyebutkan hasilnya kurang puas, ia kemudian menyarankan kepada pihak rekanan untuk menyelesaikan kembali proyek normalisasi itu agar kelihatan sedikit agak rapi.

“Kita berharap, pihak rekanan dapat menuntaskan pekerjaannya biar sedikit rapi”, ujar mantan Tenaga penyuluh itu. ****Zn

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok
Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan
Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara
Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”
Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah
Bendung Sidalu Dalu Dikebut, Pemkab Batubara Janji Lindungi Petani dan Warga Terdampak Banjir
Fraksi KPN Soroti Ketergantungan Dana Pusat dan Lambannya Serapan APBD Batubara
Jembatan dan Bangunan Terbengkalai di Pulau Pandang Disorot

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WIB

P APBD Batubara Tahun 2026 Di Ketok

Jumat, 18 September 2026 - 17:45 WIB

Jumat Bersih di Tanjung Tiram: Bupati Turun Langsung ke Parit, Sampah Dibabat, Aliran Air Dilancarkan

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Guna Pendalaman, Pansus Plasma DPRD Akan Panggil 13 Pengelola HGU di Batubara

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Instruksi PSDA Sumut Minim Dijalankan, Banjir Makin Parah, Komisi IV DPRD Batubara: “Kami Merasa Kena Prank”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Beras SPHP Langka di Batubara, Warga Mulai Kesulitan Dapatkan Beras Murah

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Camat Rantau Selatan Dorong QRIS untuk Perkuat PAD

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:49 WIB

LABUHANBATU

Polisi Hadir di Tengah Warga,Warung Polri Presisi Kembali Digelar

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

LABUHANBATU

Aktif Makmurkan Mesjid,Kapolres Wahyu Raih DMI Award

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:35 WIB