Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u394909811/domains/zulnas.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Masjid Raya Medan, Saksi Sejarah Kebesaran Melayu Masa Kesultanan Deli

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 September 2021 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Masjid Raya Al Mashun merupakan salah satu ikon dari Kota Medan. Masjid ini adalah saksi sejarah kebesaran Kesultanan Melayu Deli.

Terletak di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Masjid Raya Al Mashun berdiri kokoh dan megah. Arsitektur masjid ini merupakan perpaduan antara gaya Timur Tengah, Spanyol, dan India.

Dilansir dari situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara (Sumut), pembangunan masjid ini dimulai pada 1906 dan selesai pada 1909. Pembangunan dilakukan di masa Sultan Ma’mun Al Rasyid dan menghabiskan biaya sekitar 1 juta gulden.

“Masjid Raya Medan ini merupakan saksi sejarah kehebatan suku Melayu sang pemilik dari Kesultanan Deli,” tulis situs Disbudpar seperti dilihat detikcom, Jumat (14/5/2021).

Masjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan, timur, utara, dan barat. Masjid ini disebut mampu menampung 1.500 jemaah.

Sejarawan dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Hendri Dalimunthe, mengatakan masjid ini memperkuat eksistensi dari Kesultanan Deli. Dia menyebut Istana Maimun dan Taman Sri Deli, yang berada di dekat masjid, awalnya berada di satu kompleks yang sama.

Baca Juga :  Empat Bulan Hilang Khairun Nisa, : Ibu ; "Pulanglah Nak"

“Satu kesatuan, satu kompleks. Istana Maimun itu tempat pemerintahan tradisional Sultan Deli, Masjid Raya tempat ibadah, taman itu sebagai tempat bangsawan duduk di sore hari,” ucap Hendri.

“Masjid raya ini juga bentuk kemegahan dari Kesultanan Deli, itu dibangun di masa Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam. Jadi sultan ini yang membangun, dia juga yang menentukan siapa yang menjadi imam di masjid itu,” tambahnya

Masjid Raya Al Mashun Medan

Dalam catatan sejarah, Hendri mengatakan antara Masjid Raya dengan Taman Sri Deli memiliki terowongan bawah tanah yang menghubungkan keduanya. Sedangkan Masjid Raya dan Istana Maimun tidak memiliki terowongan.

Baca Juga :  PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan

“Dari berbagai sumber, konon katanya, dari Masjid Raya ke Taman Sri Deli itu ada terowongan yang hanya bisa di akses petinggi-petinggi kesultanan,” tuturnya.

Hendri mengatakan, dari sisi warna, masjid ini memang tidak sesuai dengan Melayu, yang identik dengan warna kuning. Namun beberapa bagian di masjid raya ini menyimpan nilai kebudayaan Melayu.

“Dari warna memang tidak terlalu identik dengan budaya Melayu yang identik dengan warna kuning. Tapi mimbar di masjid menunjukkan Melayu di pantai timur. Ini semacam perkawinan konsep,” kata Hendri.

Dia kemudian menilai Masjid Raya sudah menjadi kebanggaan masyarakat Kota Medan secara umum, bukan hanya masyarakat Melayu. Dia menyebut masjid ini merupakan peninggalan dari zaman penjajahan Belanda.

“Dalam konteks hari ini, Masjid Raya sudah masjid milik masyarakat Kota Medan. Itu masjid peninggalan dari zaman kolonial yang hingga kini masih ada di Kota Medan,” jelasnya. ***

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut
Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya
Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus
Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut
Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah
Kelompok 80 Desak Polres Sergai Periksa IUP dan HGU PT DMK, Dugaan Alih Fungsi Lahan Menguat
Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:27 WIB

DPD II Partai Golkar Batubara Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:02 WIB

Turnamen Domino HPN 2026 Resmi Berakhir, Ini Para Juaranya

Senin, 19 Januari 2026 - 22:40 WIB

Bursa Ketua Golkar Sumut Memanas: Andar Amin Harahap vs Hendri Yanto Sitorus

Senin, 19 Januari 2026 - 22:29 WIB

Andar Amin Harahap: Figur Dominan di Bursa Ketua DPD Golkar Sumut

Senin, 19 Januari 2026 - 22:22 WIB

Hendri Yanto Sitorus: Jejak Tokoh Muda Golkar dari Akademisi hingga Kepala Daerah

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:06 WIB

LABUHANBATU

Chairil Anwar: Hidup yang Menyala Lewat Kata

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:03 WIB