Kerap Banjir, Bupati Zahir Tata Saluran Drainase di Kota Lima Puluh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Pemerintah Kabupaten Batubara saat ini sedang fokus menata kawasan permukiman/perkotaan di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara sebagai pusat kota setempat.

Saat hujan, Bupati Zahir juga telah meninjau langsung kondisi banjir tersebut, menurutnya, beberapa infrastruktur perlu segera dilakukan pembenahan, salah satunya adalah saluran drainase yang tumpat hingga kerap menjadi langganan banjir.

“Ketika hujan, kotoran dari banjir ini bisa sampai depan kantor DPRD dan Polres Batubara, bau sekali. Ternyata saya lihat kemarin waktu pulang dari Labura, dini hari saya telepon Kadis PU dan Perkim. Ternyata masalahnya ada disaluran drainase. Airnya tumpah, banyak bangunan liar menutup drainase. Pertanyaannya, kenapa Dinas PU tidak menyelesaikan ini,” ungkap Bupati Batubara Zahir, di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Jumat (14/10).

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, tidak ada yang boleh membangun diatas bahu jalan nasional. Lima meter dari pinggir bibir jalan nasional itu menjadi bahu jalan nasional, dan itu sudah diatur dalam regulasi.

Baca Juga :  Polres Batu Bara Santuni Anak Yatim di Desa Pematang Rambai

“Nanti kalau banjir bupati juga yang disalahkan, ini kenapa banjir pak bupati. Nanti kita benahi drainasenya, tapi masyarakatnya harus mendukung. Memang bangunan kita ini melebihi dari batas yang diizinkan oleh pemerintah. Kalau tidak mau diselesaikan, panggil Kapolres, panggil Dandim, disitu kita sama-sama,” katanya.

Baca : Bupati Zahir Perintahkan Kadis PUPR Khairul Bersihkan Sampah di Lima Puluh

Bagi bangunan yang sudah terlanjur menutup saluran drainase, Pemerintah Kabupaten Batubara mengajak masyarakat untuk berdiskusi. Dibenahi atau diperbaiki bersama-sama, harus saling gotong royong. Program pemerintah jalan, masyarakat dapat menikmatinya.

“Kemarin pak camat saya suruh membuat pernyataan untuk warga bahwa ini akan dibangun drainase. Ini harus kita diskusikan bersama,” ujar Zahir.

Dikatakannya, secara teknis pelaksanaan pembenahan saluran drainase akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batubara. Bagaimana caranya, dalam proses pengerjaannya tidak mengganggu aktifitas dari masyarakat.

“Ketika itu nanti digali, siapkan dulu udit atau beton yang penampangnya seperti huruf U. Jangan nanti digali sampai panjang tapi udit tidak ada. Terganggu masyarakat karena ada tanah, turun hujan lagi, jadi becek, jorok. Jadi begitu digali, langsung pasang udit. Kedepan itu harus direncanakan dengan matang, teknis pelaksanaan juga harus didiskusikan dengan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kawatir Stunting, Kades Padang Genting Minta Perbaikan Proyek Pamsimas

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Kabupaten Batubara, Bresman Simangunsong mengaku tengah melakukan survei lokasi, apalagi nanti ada alokasi anggaran akan langsung dikerjakan, jika tidak nanti kita kordinasikan lagi dengan pimpinan.

“Nanti saya lihat dulu. Saya baru, jadi selama ini saya tidak tahu permasalahan disini. Apakah memang sudah disusun perencanaannya oleh kepala dinas yang lama. Kalau memang itu sudah dialokasikam, minggu ini akan kita kerjakan. Tapi kalau alokasi itu tidak ada, nanti kita koordinasikan dengan bagian keuangan. Apakah bisa pakai pendahuluan,” kata Plt Kadis yang baru sepekan dilantik itu. ***Dian

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Warung Polisi Minggu ke – 27,Polres Labuhanbatu Terus Berbagi

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:56 WIB