Begini Potret Malam di Kota Tanjung Tiram

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Tanjung Tiram adalah satu dari dua beles kecamatan di Batubara. Di kota ini, diiasi oleh kemacetan karena banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang memakan badan jalan untuk berjualan.

Tak hanya pedagang ikan, Pedagang makanan, (sejenis kuliner) pedagang lain juga turut meramaikan malam dikota Tanjung Tiram, dengan demikian, Tanjung Tiram sebagai kota Kompleksitas.

Sebagai kota kuliner, potret semrawut tanjung tiram perlu dibenahi. Meski pemerintah telah membangun trotoar jalan di jalan merdeka, tetapi para pedagang tetap saja loncat ke badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan.

Di Jalan merdeka Kecamatan Tanjung Tiram, misalnya, tepatnya antara kantor PLN menuju ujung bom mulai dikeluhkan pengendera. Pasalnya, jalan tersebut mulai menyempit akibat dijadikan tempat berjualan makanan dan parkir kenderaan.

Baca Juga :  Bupati Zahir Dua Kali Berturut-turut Dapat WTP dari BPK RI

Baca juga : Begini Kondisi Pasar Tradisionil di Tanjung Tiram

“Jalan ini semakin sempit karena jajanan malam dan parkir sepeda motor memakan separoh badan jalan. Baru saja terjadi mobil menabrak kereta parkir, untung tak terjadi keributan” ujar Abdul (40) jum’at, (15/1/2021) malam.

Lebih jauh Abdul mengatakan selain parkir dan jajanan malam yang sering membuat macet toko yang berada di simpang jalan rakyat. Kedua toko itu dindingnya dijadikan tempat berjualan sehingga pembeli berada di badan jalan.

Dia berujuar, Kedua toko itu dari sejak dibangun menggasak ke badan jalan, tidak mengikuti jalur bangunan sebagaimana ruko yang lain.

Sejumlah pengedara roda dua nyaris terjebak macet di kota Tanjung Tiram

Baca juga : Warga Dambakan, Tanjung Tiram Kota Kuliner Tanpa Debu

Baca Juga :  70 RTLH Dapat Bantuan Kemensos di Batubara

Baca juga : Dibangun Milyaran, Pelabuhan Tanjung Tiram Belum Berfungsi

Hal yang sama terjadi di jalan Sumatera arah tikungan ke jalan nelayan Kelurahan Tanjung Tiram. Ruko kiri kanan tak berjarak dengan badan jalan Sumatera.

Begitu juga jalan istana desa Bagan Dalam dan Suka Jaya, kiri kanan jalan ini dulunya sungai, rumah warga berada di belakangnya.

Tapi saat ini pemilik rumah tersebut membangun ruko dan kedai di sungai yang ditimbunnya. Jalan istana itu menjadi sempit dan rawan kecelakaan.

Menurut Abdul pemerintah kabupaten harus berani bertindak menertibkan parkir, jajanan malam dan memperlebar badan jalan merdeka dan jalan rakyat agar arus lalu lintas lancar, tertib dan nyaman. ***Et

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai
PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan
PWI Sumut Gelar Ujian Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat
Janda Tua Kunjungi Kantor SMSI Sergai
Banjir Belum Surut, Warga Sergai Kini Didera Kelangkaan BBM: Ekonomi Mulai Lumpuh
Ringankan Beban Korban Banjir, Ketua SMSI Sergai Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Dusun 4 Sei Rampah
PPITTNI Gelar Zikir Akbar Nasional, Ini Pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar
Ketua PN Sei Rampah Apresiasi Kegiatan Sosial HUT ke-10 Media Sinarsergai.com
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:40 WIB

Sengketa Lahan Puluhan Tahun Tak Kunjung Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Datangi Kejari dan Polres Sergai

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:42 WIB

PT DMK Diduga Ubah Kawasan Hutan Jadi Kebun Sawit, Petani Minta Kejagung RI Turun Tangan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:20 WIB

PWI Sumut Gelar Ujian Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:57 WIB

Janda Tua Kunjungi Kantor SMSI Sergai

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:14 WIB

Banjir Belum Surut, Warga Sergai Kini Didera Kelangkaan BBM: Ekonomi Mulai Lumpuh

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Sael, Siswa Tertinggi di SMK Yapim Rantauprapat

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:57 WIB