Ini Data Kekerasan Seksual Anak di Kabupaten Labuhanbatu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Mei 2023 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Labuhanbatu — Perkuat Implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Melalui DPR RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Labuhanbatu Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., APT MM saat mewakili Bupati Labuhanbatu membuka Advokasi Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual TPU-TPKS No.12 Tahun 2022 Kabupaten Labuhanbatu 2023 di Aula TP. PKK Labuhanbatu, Rabu (17/5/2023).

Tuti mengatakan, kekerasa terhadap perempuan dan anak merupaka pelanggaran hak asasi manusia, pelanggaran norma sosial dan kemanusiaan.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditemukan dimana-mana, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, masyarakat dan Negara, dengan bentuk-bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual dan ekonomi.

“Saat ini kasus kekerasan semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kekerasan seksual tidak hanya merugikan korban secara fisik dan mental, tapi juga melanggar HAM,” ucap Tuti.

Tuti memenjelaskan jumlah kasus kekerasan di Kabupaten Labuhanbatu khususnya kekerasan seksual pada tahun 2021 sebesar 19 Kasus dan menurun pada tahun 2022 sebesar 12 kasus. Sedangkan di tahun 2023, sampai dengan saat ini sudah tercatat sebesar 5 kasus.

Baca Juga :  Wakil Bupati Labuhanbatu Nyalakan Mimpi Generasi Muda di Masa Ta’aruf SMPIT Arrozaq

Oleh sebab itu, perlu UU No. 12 Tahun 2022 perlu diimplementasikan dengan baik. UU ini bertujuan untuk melindungi korban, Memperketat sanksi terhadap pelaku dan mendorong masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan. UU ini sangat penting bagi kita semua terutama bagi Wanita dan Anak-anak sebagai pihak yang rentan terhadap kekerasan seksual.

“Saya meminta kepada semua pihak yang hadir untuk mendukung dan memperkuat implementasi Undang-undang ini. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Labuhanbatu untuk bekerjasama memerangi kekerasan seksual dan memperkuat kesadaran tentang pentingnya pencegahan,” ajak Tuti.

Mengakhiri arahannya, Tuti mengatakan dalam kegiatan advokasi ini ada narasumber yang menyampaikan informasi terkait UU tindak Pidana Kekerasan Seksual dan upaya pencegahannya, beserta kegiatan diskusi dan bertukar pendapat. Tuti juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar dan meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual di kalangan masyarakat Labuhanbatu.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Perlindungan Kekerasan Seksual terhadap Anak dalam perspektif Islam oleh Ketua FKUB Labuhanbatu Galih Orlando, yang mengatakan bahwa perlindungan terhadap kekerasan seksual yaitu untuk memmerikan pendidikan agama pada anak, lingkungan yang baik, serta orang tua harus menjadi suri tauladan yang baik bagi anak. Orang tua selektif dalam memilih lingkungan yang baik pada anak.

Baca Juga :  JMI SUMUT : Ancam Pidana Terhadap Pelaku Aborsi Ilegal di Labuhanbatu

Narasumber berikutnya adalah Praktisi Hukum di Kabupaten Labuhanbatu Ahmad Rifai Hasibuan yang mengatakan bahwa Undang-Undang ini, bukan hanya menghukum pelaku, tapi bagaimana korban juga secara keadilan mendapatkan perlindungan dan dukungan.

“Kita berharap hal ini akan selalu disosialisasikan. Bagaimana orang tau, agar orang tidak melakukan kekerasan seksual, bagaimana melindungi anak-anak karena anak adalah aset masa depan, agar tidak menganggu dan merusak masa depan anak,” ungkapnya.

Usai sesi diskusi, dalam kegiatan ini juga disampaikan bahwa jika ada kasus kekerasan seksual kepada perempuan atau anak-anak dapat melapor ke UPTD PPA di hotline 0821 6274 8143 untuk melapor dan mendapat perlindungan, dimana setelah UPTD PPA menerima laporan, akan melakukan assesmen kebutuhan korban dan jika diperlukan untuk melindungi korban selama proses hukum berjalan. (BAF)

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Lantas Polres Labuhanbatu Bagikan 50 Helm dan 100 Cokelat kepada Pengendara dalam Operasi Patuh Toba 2026
Kenang Jasa Pahlawan,Ketua MPC Pemuda Pancasila Labuhanbatu Pimpin Upacara dan Ziarah ke Makam Pahlawan
HUT ke-67 Pemuda Pancasila,MPC Labuhanbatu Hadirkan Senyum bagi Anak Yatim
Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan.
Wakapolres Labuhanbatu Jadi Pembina Upacara di SMAN 3 Rantau Utara, Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas dan Jauhi Narkoba
14 Hari Operasi Patuh Toba 2026,Polres Labuhanbatu Bidik Pelanggaran Beresiko Kecelakaan
Pererat Silaturahmi dengan Jemaat, Kapolres Labuhanbatu Gelar Minggu Kasih di Gereja MDC Rantauprapat
Hari Santri 2026: Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:51 WIB

Sat Lantas Polres Labuhanbatu Bagikan 50 Helm dan 100 Cokelat kepada Pengendara dalam Operasi Patuh Toba 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Kenang Jasa Pahlawan,Ketua MPC Pemuda Pancasila Labuhanbatu Pimpin Upacara dan Ziarah ke Makam Pahlawan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:50 WIB

HUT ke-67 Pemuda Pancasila,MPC Labuhanbatu Hadirkan Senyum bagi Anak Yatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:22 WIB

14 Hari Operasi Patuh Toba 2026,Polres Labuhanbatu Bidik Pelanggaran Beresiko Kecelakaan

Berita Terbaru