Dewan Kritik Kinerja OPD, Zahir Akan Terapkan Metode Reward And Punishment

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Juli 2021 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Bupati Batubara Ir Zahir M.AP akan menerapkan metode Reward dan  punishment dalam mengukur tingkat kinerja para Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jika mereka berhasil dalam menjalankan tugas akan diberikan penghargaan (Reward), namun begitu tidak mampu maka akan diberikan sangsi (Punishment).

Hal tersebut dijelaskan Bupati Zahir saat Konferensi pers usai penandatangan kesepakatan bersama terhadap paripurna pansus LPKD tahun anggaran 2020 digedung dewan, Senin (5/7/2021).

Zahir menjelaskan kebijakan pemerintah terhadap anggaran APBD Batubara selama Pandemi mengakibatkan banyak anggaran direcofusing. Dalam kondisi itu, Zahir memaklumi jika kemudian perubahan anggaran APBD menjadi salah satu catatan penting bagi pihak legislatif terhadap lemahnya kinerja para OPD. Katanya.

“Nanti akan kita kroschek langsung terhadap kinerja OPD yang bersangkutan,” tegas Politikus PDI Perjuangan itu.

Namun demikian, Zahir juga mengaku memaklumi lemahnya penyerapan anggaran karena recofusing akibat dampak pandemi Covid-19, sehingga kegiatan tak terlaksana dan target tidak tercapai.

Baca Juga :  Menag Minta Jajarannya Percepat Layanan Publik

“Jika misalnya anggaran itu dialokasikan untuk beli kertas dan pulpen, namun karena direcofusing, sehingga anggaran itu jadinya beli obat, jadi target tak tercapai,” ucapnya.

Baca Juga : Dewan Setujui LKPD Bupati, Ini Catatan Sejumlah Fraksi

Sebelumnya, dalam pidato sidang Paripurna Zahir menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batubara telah berupaya menyusun laporan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku, sehingga tujuan laporan keuangan pemerintah daerah yang berguna untuk pengambilan keputusan, serta menunjukkan akuntabilitas manajerial yang transparan.

Selain Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2020, yang disampaikan kepada DPRD Kabupaten Batubara adalah Laporan keuangan yang telah diperiksa (diaudit) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Dan Diberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pemberian Opini tersebut berdasarkan atas hal-hal sebagai berikut:

1. Tidak terjadi kekurangan dana kas di bendahara pengeluaran SKPD.
2. Penerbitan SP2D Tidak melewati tahun anggaran (OUT STANDING)
3. Penyajian angka laporan keuangan dapat dipertanggungjawabkan.
4. Penataan persediaan sudah memadai.
5. Keinginan untuk memperbaiki laporan keuangan semakin tinggi.

Baca Juga :  Hamidy Elby Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat Hadapi Covid-19

Penyajian LKPD untuk tahun berikutnya kiranya dapat disajikan secara wajar, sekaligus memperkokoh terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik, maka langkah yang menjadi prioritas utama dan mendesak yang harus ditempuh Pemerintah Kabupaten Batubara Adalah :

1. Membangun sistem pengendalian intern yang baik di setiap OPD, Meningkatkan Jumlah Dan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki latar belakang pendidikan dan pelatihan di bidang keuangan bagi petugas yang terkait dengan pengelolaan keuangan daerah.
2. Menempatkan tenaga profesional meningkatkan peran dan fungsi pada inspektorat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Batubara yang tetap memantau dan memberikan masukan tentang kinerja Pemerintah Kabupaten Batubara. Tentunya kami akan berusaha bekerja lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Batubara,” tandasnya. ***

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

BATUBARA

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:28 WIB