Muhammad Basyir Pemimpin Negeri Bedagai

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 April 2021 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara — Setelah selesai pemakaman ayahandanya Syahbandar Rahmad putra tanah Deli (bandar Rahmad) di negeri Bogak, Muhammad Basyir kembali dan menetap di negeri Bedagai memenuhi janji yang diikrarkan dihadapan tengku Ali sultan kesultanan negeri Asahan.

Muhammad Basyir memimpin negeri Bedagai dengan mengikutsertakan kaum kerabat dari kedua belah kaum ibunya cik nalang dan cik dayang.

Dalam melaksanakan amanah sultan Asahan Muhammad Basyir banyak mendapat gangguan dari orang orang yang tak senang, terutama dari orang orang Serdang yang tetap ingin menguasai negri Bedagai.

Puncaknya, tanpa diketahui sebab musababnya Tengku Osman perkasa alam meminta kembali negri Bedagai diserahkan ke Deli.

Sementara pada saat itu, Tengku Osman telah berkahwin dengan Tengku raja Siti adik Tengku Ali sultan negri Asahan, dan telah lahir seorang putra diberi nama Tengku Ismail sulung laut.

Permintaan sembari ancaman yang dilakukan Sultan Deli tak digubris Muhammad Basyir yang tetap teguh memegang janji dengan sultan Asahan.

Baca Juga :  Minta Komitmen BUMD, PT London Dolok Palm Harap Tertibkan Jukir Pungli

Pembangkangan yang dilakukan Muhammad Basyir membuat geram Tengku Osman dan mengultimatum akan menyerbu negeri Bedagai.

Mendengar itu bukan menyurutkan nyali Muhammad Basyir bahkan beliau menyiapkan bala tentara menyambut penyerbuan yang akan dilakukan kesultanan Deli.

Berhari hari Muhammad Basyir beserta kaum kerabat dan orang orang kepercayaannya menyusun strategi menghempang pasukan Deli yang akan menyerbu.

Muhammad Basyir memperkuat benteng pertahanan sebelah laut. Karena perhitungannya dari arah inilah pasukan musuh akan menyerbu. Benteng pertahanan ini langsung dibawah kepemimpinannya.

Sementara benteng pertahanan di sebelah darat dipercayakan kepada panglima Arifin, penduduk tempatan. Ketika Di tengah malam buta itu pasukan Deli di bawah pimpinan panglima Daud dan pamannya panglima Aman mengharungi laut memasuki kawasan Bedagai.

Namun setelah sampai ke pantai cermin panglima asal Bugis ini mengarahkan pasukannya memasuki pantai. Dari sini pasukan itu mengendap, menyerbu pertahanan Bedagai yang berada di darat. Panglima Arifin yang dipercaya Muhammad Basyir tak mampu berbuat banyak, tunduk dan menyerah.

Baca Juga :  Pengakuan Tenaga Honorer yang 'Dirumahkan' : Kami Bukan Pegawai Kontrak

Mendengar kekalahan tanpa perlawanan itu membuat hati Muhammad Basyir geram, namun apa hendak dikata nyali pasukannya telah runtuh sementara pasukan panglima Daud terus merangsek menguasai istana dan mengarah ke pertahanan tepi laut.

Terpaksa Muhammad Basyir melarikan diri ke pantai Bogak. Di sini beliau bertemu dengan seorang cina yang akan membantunya dengan ilmu sihir, tetapi beliau menolaknya dan terus berlayar menuju negri Aceh.

Setelah kekalahan itu panglima Daud menguasai negri Bedagai dan seluruh kaum kerabat Muhammad Basyir ditawan tak boleh meninggalkan negri.

Sejak itu negri Bedagai menjadi bagian dari kesultanan Deli.
Dan pada akhirnya negeri Bedagai dipimpin Tengku Ismail Sulung Laut putra Tengku Osman perkasa alam yang berkahwin dengan Tengku Raja Siti anak sultan Asahan. ***ET

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Bupati Maya: ” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Jumat, 9 Okt 2026 - 22:02 WIB

LABUHANBATU

Bupati Labuhanbatu Senam Sehat Bersama Lansia di Binaraga*

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:48 WIB

LABUHANBATU

Warung Polisi Minggu ke – 27,Polres Labuhanbatu Terus Berbagi

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:56 WIB