Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, SIMALUNGUN — Tragedi kebakaran di kawasan industri KEK Sei Mangkei, Desa Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (3/9/2026), menelan tiga korban jiwa. Ketiganya merupakan pekerja kontraktor yang sedang menjalankan pekerjaan di fasilitas milik PT Evyap Sabun Indonesia.

Dalam menyikapi kecelakaan kerja tersebut, PT Evyap Sabun Indonesia menyatakan akan memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga para korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketiga korban diketahui merupakan warga Kabupaten Batubara. Mereka adalah Nasri Efendi (43), Mhd. Rifaldi (26), dan Sumadi (39), pekerja kontraktor dari PT Nirwana Mahanu Putra.

Regional HR & Corporate Services Director PT Evyap Sabun Indonesia, Farid Basir, mengatakan perusahaan menyampaikan dukacita mendalam atas insiden yang menyebabkan tiga pekerja meninggal dunia tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memberikan segenap dukungan dan bantuan yang dapat kami upayakan kepada keluarga dan pihak-pihak yang terdampak. Keselamatan dan kesejahteraan karyawan, tenaga kontraktor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan senantiasa menjadi prioritas utama kami,” kata Farid dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Tiga Korban Meninggal Dunia

Farid memastikan berdasarkan data yang dihimpun perusahaan, terdapat tiga pekerja kontraktor yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Program Bangun 99 Masjid, Al Ustadz Fahmi Nasution Cerita Soal Cahaya Sumber Penerangan

Sementara itu, tidak terdapat korban luka lain yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tiga korban meninggal dunia. Tidak terdapat korban luka yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Sebelumnya, ketiga pekerja tersebut disebut tengah mengerjakan pekerjaan finishing berupa pengelasan di lantai enam gedung pabrik.

Ketika kebakaran terjadi, api dan asap diduga mencapai area tempat para pekerja berada. Mereka kemudian diduga terjatuh dari ketinggian saat berupaya menyelamatkan diri.

Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan dan pendalaman pihak berwenang untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang menyebabkan tiga pekerja kehilangan nyawa.

Evaluasi Kinerja Vendor

Selain memberikan dukungan kepada keluarga korban, PT Evyap Sabun Indonesia juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan operasional, termasuk kinerja vendor dan sistem pengawasan keselamatan kerja.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Kami tengah mengevaluasi dampak insiden ini terhadap kegiatan operasional perusahaan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan operasional, dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama,” jelas Farid.

Baca Juga :  Arungi Banjir, Relawan OK Faizal Sambangi Warga Salurkan Bantuan Sembako

Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperketat pengawasan terhadap kegiatan operasional yang melibatkan tenaga kontraktor.

Lokasi Dipastikan Aman dan Terkendali

Pasca kejadian, tim PT Evyap Sabun Indonesia terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan layanan tanggap darurat guna memastikan lokasi kejadian berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim tanggap darurat, pihak berwenang, karyawan, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam menangani insiden ini,” kata Farid.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam, khususnya bagi keluarga tiga pekerja asal Batubara yang kehilangan anggota keluarganya saat menjalankan tugas mencari nafkah.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, komitmen perusahaan untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban serta melakukan evaluasi terhadap vendor menjadi perhatian penting. Sebab, di balik aktivitas industri dan target produksi, keselamatan pekerja tetap menjadi hal yang tidak boleh ditawar. (Lae).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Minggu, 18 Okt 2026 - 23:48 WIB

BATUBARA

Batubara Bertanjak: Merayakan Simbol, Melupakan Substansi

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:28 WIB