Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, SIMALUNGUN — Kebakaran hebat yang melanda kawasan industri KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Kamis (3/9/2026), berubah menjadi tragedi memilukan.

Dikabarkan, Tiga pekerja warga asal Kabupaten Batubara meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari ketinggian ketika berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api dan kepungan asap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ketiga korban diketahui merupakan pekerja vendor konstruksi PT Nirwana Mahanu Putra yang mengerjakan pekerjaan di pabrik Biding milik PT Evyap Sabun Indonesia.

Mereka adalah Nasri Efendi (43), Mhd. Rifaldi (26), dan Sumadi (39). Ketiganya tercatat sebagai warga Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari lantai tiga atau empat gedung pabrik. Kemunculan api tersebut juga disertai suara dentuman dari dalam area pabrik.

Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber dan penyebab kebakaran.

“Sumber api hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebabnya, namun diperkirakan pertama kali muncul dari lantai 3 atau 4 disertai suara dentuman,” kata Verry.

Baru Empat Hari Bekerja

Tragedi ini terasa semakin memilukan karena ketiga korban disebut baru empat hari bekerja di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan Fauzi, leader PT Nirwana Mahanu Putra, ketiganya saat kejadian tengah melaksanakan pekerjaan finishing berupa pengelasan di lantai enam gedung pabrik.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Hadiri Pelantikan PDK Kosgoro 1957

Situasi berubah mencekam ketika api dan asap diduga mulai mencapai lantai tempat mereka bekerja.

Dalam kondisi panik dan berusaha menyelamatkan diri, ketiganya diduga terjatuh dari ketinggian.

Polisi menduga para korban berupaya menyelamatkan diri setelah asap dan kobaran api memasuki lantai enam, terlebih setelah terdengar suara dentuman yang diduga berasal dari ledakan.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga korban diduga terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api dan asap yang telah memasuki lantai 6, disertai suara dentuman yang diduga ledakan,” ujar Verry.

Namun, polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian. Penyebab kebakaran, sumber suara dentuman serta kondisi yang menyebabkan ketiga pekerja terjatuh masih dalam penyelidikan.

13 Mobil Damkar Dikerahkan

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman melibatkan berbagai unsur. Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Armada tersebut berasal dari sejumlah instansi, yakni dua unit Kinra, satu unit PT Evyap, tiga unit Pemkab Simalungun, tiga unit Pemkab Batubara, satu unit TNI AD, satu unit AWC Brimob Kompi II B Siantar, satu unit PT Basic, dan satu unit Pemko Siantar.

Petugas kepolisian juga melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan untuk memastikan ada atau tidaknya korban lain.

Baca Juga :  Setelah Muktamar, Organisasi Al Washliyah Berubah Bak Seperti 'Partai Politik'

Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, pihak rumah sakit menyatakan belum menerima korban tambahan akibat kebakaran tersebut.

Tiga Jenazah Dibawa Pulang ke Batubara

Ketiga korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan. Namun, kondisi ketiganya sudah tidak tertolong.

Jenazah kemudian dipindahkan ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Perdagangan sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga menggunakan ambulans untuk dibawa ke rumah duka.

Kepergian tiga pekerja tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Batubara.

Mereka datang ke kawasan industri KEK Sei Mangkei untuk bekerja dan mencari nafkah. Namun, baru empat hari menjalani pekerjaan, ketiganya harus pulang dalam keadaan tak bernyawa.

Kini, selain menunggu proses penyelidikan mengenai penyebab kebakaran, perhatian juga tertuju pada aspek keselamatan dan perlindungan pekerja di kawasan industri.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh bagaimana kebakaran tersebut terjadi dan mengapa tiga pekerja yang berada di lantai enam akhirnya terjatuh hingga kehilangan nyawa.

Tiga warga Batubara tewas. Sebuah pekerjaan yang semestinya menjadi jalan mencari rezeki, justru berubah menjadi tragedi yang mengantarkan mereka pulang untuk terakhir kalinya. (Lae).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi
Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:18 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung ke SMSI, Tunggu Mekanisme Pendaftaran Resmi

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Berita Terbaru