Zulnas.com,Labuhanbatu-Siswa kelas XII SMK YAPIM Rantauprapat jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, TKRO, turun langsung ke bengkel sekolah untuk mengikuti praktik overhaul mesin diesel.
Praktik tersebut dilaksanakan di bengkel sekolah yang berada di Jl. H. Adam Malik By Pass, Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Sejak pagi para siswa terlihat sibuk mengerjakan mesin diesel yang menjadi bahan praktik. Mereka membongkar bagian mesin satu per satu dengan didampingi guru pembimbing.( Senin.10/08/2026)
Ada siswa yang membuka bagian mesin, memeriksa piston, membersihkan blok mesin, hingga mengecek kondisi komponen lainnya. Sebagian siswa juga mencatat hasil pemeriksaan sebelum komponen kembali dipasang.
“Di sini anak-anak tidak cuma dengar teori. Mereka langsung pegang kunci, bongkar, cek, lalu pasang lagi,” ujar salah satu guru TKRO di sela kegiatan praktik.
Menurutnya, praktik langsung sangat penting bagi siswa kelas XII karena sebentar lagi mereka akan menyelesaikan pendidikan dan menghadapi dunia kerja.
Proses overhaul sendiri membutuhkan ketelitian. Siswa tidak boleh asal membongkar maupun memasang komponen. Setiap bagian harus diperiksa dan dipasang kembali sesuai fungsi dan prosedur kerja.
Mulai dari pembongkaran, pemeriksaan, pembersihan, pengukuran, hingga perakitan kembali dilakukan secara bertahap. Dari proses itu, siswa belajar bahwa pekerjaan seorang mekanik tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga membutuhkan ketelitian dan pemahaman.
Suasana bengkel pun terlihat serius. Sesekali guru pembimbing menghampiri siswa untuk melihat pekerjaan mereka dan memberikan arahan ketika menemukan bagian yang perlu diperbaiki.
Kepala bengkel SMK YAPIM menyebut praktik overhaul menjadi salah satu kegiatan wajib bagi siswa kelas XII untuk menambah pengalaman sebelum lulus.
“Harapannya setelah lulus mereka punya skill, disiplin, dan tanggung jawab. Bisa langsung masuk bengkel atau kalau punya kemampuan dan keberanian bisa membuka usaha sendiri,” katanya.
Bagi siswa, kegiatan seperti ini menjadi pengalaman tersendiri. Mereka bisa melihat langsung bagaimana sebuah mesin dibongkar, diperiksa, kemudian dirakit kembali agar dapat bekerja dengan baik.
Praktik tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran SMK YAPIM Rantauprapat yang mengutamakan keterampilan. Siswa tidak hanya duduk di dalam kelas menerima teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkannya langsung di bengkel.
Dengan bekal praktik dan pengalaman selama di sekolah, siswa diharapkan lebih siap ketika nantinya terjun ke dunia kerja, khususnya di bidang otomotif.
Praktik overhaul mesin diesel ini menjadi gambaran bahwa siswa SMK tidak hanya mengejar ijazah. Mereka juga dipersiapkan memiliki keterampilan dan keahlian nyata yang bisa digunakan di lapangan. Ce Ha












