Penurunan Jumlah Pasien RSUD H OK Arya Zulkarnain, Poly Klinik Syaraf dan Jantung Jadi Fokus Pembenahan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, Batubara – Dalam tiga tahun terakhir, RSUD H OK Arya Zulkarnain mencatat total 65.443 pasien yang berobat, mencakup layanan rawat inap dan rawat jalan. Namun, data terbaru menunjukkan tren penurunan jumlah pasien sebesar 1,36 persen dari tahun 2023 ke 2024.

Menurut Direktur RSUD H OK Arya Zulkarnain, dr. Guruh Wahyu Nugraha, yang disampaikan melalui Kabag Umum, Sogol, total pasien tahun 2022 mencapai 17.685 orang, meningkat menjadi 24.043 orang di 2023. Namun, di 2024, jumlah tersebut turun menjadi 23.715 pasien.

Ketiadaan Layanan Poly Klinik Syaraf dan Jantung

Sogol mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama penurunan ini adalah tidak tersedianya layanan Poly Klinik Syaraf dan Poly Klinik Jantung, yang sebelumnya menjadi kontributor signifikan jumlah pengunjung.

“Poly Klinik Syaraf, yang sempat menjadi salah satu layanan favorit di RSUD, terpaksa berhenti beroperasi setelah dokter spesialis syaraf kami mengundurkan diri pada Maret 2024. Hingga saat ini, kami belum mendapatkan pengganti,” ujar Sogol, Senin (13/1/2025).

Baca Juga :  Buronan BPJS Ditangkap Setelah 4 Tahun Kabur

Ketiadaan layanan ini menjadi tantangan serius, mengingat RSUD H OK Arya Zulkarnain saat ini memiliki 25 dokter spesialis di berbagai bidang, namun belum mencakup spesialis syaraf dan jantung.

Program KSJU, Harapan Baru RSUD

Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan, RSUD H OK Arya Zulkarnain berencana mengembangkan fasilitas baru di bawah Program Kanker Jantung Stroke dan Uronefro (KSJU) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Tahun 2025, kami akan kedatangan alat-alat medis canggih, seperti Monografi, CT-Scan 64 Slice, dan Echokardiografi. Ini bagian dari program KSJU. Pemerintah daerah diharapkan dapat melengkapi kebutuhan sarana, prasarana, serta tenaga medis, termasuk dokter spesialis jantung dan syaraf,” kata Sogol.

Ia menambahkan, target besar RSUD adalah menjadi rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Batubara pada 2026. Hal ini akan diwujudkan dengan melengkapi layanan medis dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik.

Baca Juga :  Lirik Pemilih Milenial, Caleg NasDem Basri Saragih Gelar Turnamen Mobile Legends

Kurang Gencar Promosi Jadi Tantangan

Selain faktor layanan medis, Sogol mengakui bahwa promosi layanan RSUD masih kalah dibandingkan rumah sakit swasta.

“Promosi juga menjadi pekerjaan rumah bagi kami. RSUD harus lebih aktif memperkenalkan fasilitas dan keunggulan yang kami miliki agar masyarakat semakin percaya dan memilih layanan kami,” ujarnya.

Harapan Besar untuk Masa Depan

RSUD H OK Arya Zulkarnain berkomitmen menjawab tantangan ini dengan terus meningkatkan kualitas layanan. “Kami berharap, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak rumah sakit, RSUD dapat menjadi pilihan utama masyarakat Batubara dan sekitarnya,” pungkas Sogol.

Ke depan, keberhasilan implementasi Program KSJU di RSUD ini tidak hanya akan meningkatkan layanan medis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Batubara. (Sp).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usron; “Saya Tidak Bersalah”, Ada Aktor Lain yang Belum Tersentuh
Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, Suami Bakar Rumah dan Toko Sembako Satu Tewas Dua Luka Bakar
Bahar Siagian Gandeng Investor Kembangkan SPAM, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat dan Industri
Fraksi-Fraksi di DPRD Batubara Cermati Laporan APBD 2025
Momentum Hari Asyura, BKPRMI Batu Bara Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian kepada Anak Yatim dan Disabilitas
JPU Kejari Batubara Tuntut 12 Terdakwa Korupsi Proyek Jalan, Kerugian Negara Capai Rp6 Miliar
BAKOMUBIN Batubara Ingatkan Pejabat Baru Pegang Teguh Amanah dan Integritas
Bupati Baharuddin Rombak Pejabat di Batubara (Bagian 3)

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:10 WIB

Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, Suami Bakar Rumah dan Toko Sembako Satu Tewas Dua Luka Bakar

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:12 WIB

Bahar Siagian Gandeng Investor Kembangkan SPAM, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Masyarakat dan Industri

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:43 WIB

Fraksi-Fraksi di DPRD Batubara Cermati Laporan APBD 2025

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:27 WIB

Momentum Hari Asyura, BKPRMI Batu Bara Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian kepada Anak Yatim dan Disabilitas

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:09 WIB

JPU Kejari Batubara Tuntut 12 Terdakwa Korupsi Proyek Jalan, Kerugian Negara Capai Rp6 Miliar

Berita Terbaru