Taukah Anda Petani Yang Bikin Buah-Sayor di Danau Toba Naik Kelas, Ini Sosoknya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Januari 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, — Petani perempuan Ratnauli Gultom menawarkan wisata tak biasa di Danau Toba. Traveler diajak tinggal di desa dan menikmati hasil pertanian langsung dari kebunnya.

Ratnauli Gultom merupakan sosok perempuan inspiratif yang berjasa pada pariwiasta Danau Toba. Ia tinggal di Silimalombu, Pulau Samosir yang belakangan disebut sebagai ecovillage.

Di sana, ia memanfaatkan berbagai hasil pertanian untuk disuguhkan kepada wisatawan. Hal itu Ratnauli sampaikan dalam webinar bertajuk Perempuan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif tahun 2023 yang digelar di Kampus Poltekpar Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/1/2023).

“Kita memanfaatkan apa yang ada di sekeliling. Ini kita ada homestay, proses untuk wine, ada banyak mangga, kemiri, buah-buahan, sayur-sayuran. Kita konsep tanam sekali panen selamanya. baik sayur-sayuran buah-buahan apa yang bisa kita tanam sekali, panen selamanya dan kita manfaatkan. Kita perkenalkan untuk seluruh penjuru dunia bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alam,” kata dia langsung dari Silimalombu.

Ratnauli bercerita, ia mengolah banyak jenis buah dan sayur yang tumbuh di kebun sekitar rumahnya di tepi Danau Toba. Dia menyebutkan beberapa jenis teh seperti teh hitam, teh hijau, teh sirsak dan rosella yang ia produksi.

Baca Juga :  Vonis Kasus Suap Seleksi PPPK Batubara: Lima Terdakwa Divonis Penjara 1 Tahun

Sementara produk unggulan yang ia buat adalah aneka olahan mangga. Dalam webinar itu, ia juga memperlihatkan tumpukan mangga yang habis dipanen.

“Ini hasil kebun dibuat wine mangga, cuka mangga, hand sanitizer dari mangga,” ujarnya.

Selain mengolah produk pertanian, Ratnauli juga mengelola homestay. Ia sempat memperlihatkan suasana homestaynya yang asri dan menyapa tamu-tamu asal Jerman yang tengah menginap di homestay-nya.

Dengan usahanya tersebut, desa di Pulau Samosir itu dapat bergeliat. Pariwisata berbasis alam pun rupanya mendapatkan tempat tersendiri untuk wisatawan yang ingin belajar tentang pertanian di Danau Toba.

Sementara itu, sosok Ratnauli Gultom yang bergerak memajukan wisata daerahnya dianggap mampu menginspirasi perempuan lainnya untuk bergerak. Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan perempuan punya peran penting dalam pengembangan sektor parekraf di Indonesia.

Baca Juga :  29 Kopdes Merah Putih Resmi Berdiri di Kabupaten Batubara

“Perempuan bukan sekadar pelengkap melainkan sebagai kontributor penting dalam pengembangan destinasi pariwisata itu sendiri,” kata Giri.

Selain itu, Giri mengatakan perempuan juga telah berpartisipasi dalam pembangunan di sektor pariwisata dalam meningkatkan efektivitas pembangunan demi mewujudkan pembangunan yang adil dan merata.

“Bahkan di destinasi-destinasi pariwisata sering kita temui komposisi perempuan dan laki-laki yang berkontribusi ada yang lebih banyak kontribusi perempuan (dalam pembangunan sektor parekraf),” katanya.

Oleh karena itu, Giri berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri kaum perempuan serta menyuarakan pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga perempuan Indonesia memahami betapa berharganya dirinya dalam merawat perjuangan di masa lalu.

“Jadi kita tidak hanya menyuarakan tapi kita juga berpartisipasi di bidang yang merupakan keahlian masing-masing. Bukan sekadar perempuan yang pandai membaca, namun juga memberikan inspirasi dan berliterasi demi kemajuan negeri,” katanya. ***DetikTravel

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara
Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta
Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor
Kebakaran KEK Sei Mangkei Makan Tiga Nyawa, 3 Warga Batubara Tewas Tragis
Status Tersangka di-SP3, Misrayani Lega: “Kebenaran Akhirnya Terungkap”
Ketum PB MABMI Prihatin atas Kasus Syah Afandin, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Batubara Lirik Potensi Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam Serentak

Senin, 14 September 2026 - 13:08 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batubara Temui BBWS Sumatera Utara

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tiga Warga Batubara Tewas di KEK Sei Mangkei, Keluarga Terima Santunan Ratusan Juta hingga Rp700 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 09:39 WIB

Austin Tumengkol Deklarasi Maju, Siap Bertarung di Konferensi PWI Sumut 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:53 WIB

Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran KEK Sei Mangkei, PT Evyap Janji Beri Bantuan dan Evaluasi Vendor

Berita Terbaru

LABUHANBATU

Polres Labuhanbatu Gelar Warung Polri Presisi Minggu Ke-24

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:37 WIB