Zulnas.com, Batubara — Rapat Pimpinan Paripurna Daerah DPD KNPI Kabupaten Batubara berjalan lamban pasalnya sidang yang dipimpin Sulianto dihujani interupsi dari berbagai OKP dan OKI tanpa menghasilkan keputusan, Jum’at (5/11/2021) malam.
Sidang Rapimpurda yang seharusnya membahas pengesahan jadwal dan kepesertaan melebar dengan interupsi yang dilontarkan oleh utusan dari AMPI dan Tidar.
Dinamika Rapimpurda sempat ricuh akibat utusan dari TIDAR dan AMPI yang melontarkan interupsi yang tidak pada tempatnya.
Setelah dua jam sidang yang dipimpin Sulianto dkk tidak menghasilkan keputusan tentang kepesertaan, akhirnya, DPD KNPI TK I Sumatera Utara mengambil alih pimpinan sidang dan melanjutkan pembahasan tentang kepesertaan penuh ataupun peninjau.
Hasilnya TIDAR, KAMMI sebagai peninjau, sementara Pemuda Panca Marga masih dalam proses diskusi dari pihak KNPI Sumut karena dualisme internal OKP
* Mukhrijal Arif Terpilih Aklamasi
Keesokan harinya, setelah pimpinan sidang Musda V DPD KNPI Batu Bara, menyeleksi berkas dari dua Bakal Calon (Balon), Mukhrijal Arif dan Fadli Mahsan, ternyata berkas pencalonan Fadli Mahsan tidak memenuhi persyaratan.
Demikian pernyataan pimpinan sidang Budi Nasution saat memimpin sidang Musda V DPD KNPI Batu Bara, di Aula Singapure Land. Sabtu (06/11/2021).
Pimpinan Sidang Budi Nasution bersama tim menjelaskan berkas Fadli Mahsan didukung oleh 4 DPK KNPI dan 4 OKP.
Sementara Mukhrijal Arif 5 DPK KNPI dan 30 OKP dan OKI se Batu Bara, jelas Budi.
Persyaratan saudara Mukhrijal Arif sudah memenuhi ketentuan yang ada, sedangkan dukungan dari OKP kurang dua, ungkap Budi.
“Jadi secara otomatis Mukhrijal Arif sebagai calon tunggal dan ditetapkan sebagai Ketua terpilih pada Musda DPD KNPI Batu Bara,” jelas Budi.
Dengan mengucapkan Bismillah Mukhrijal Arif terpilih menjadi Ketua DPD KNPI BAtu Bara secara aklamasi, tutup Budi sambil mengetuk palu sidang. ***Pelka/RF