Zulnas.com, Batubara — Bupati Kabupaten Batubara Ir Zahir M.AP resmi melantik direksi baru pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tanjung Kabupaten Batubara Hafizullah ST, Selasa (17/11/2020). Lantas bagaimana latar belakang (Riwayat) direksi baru yang dilantik itu?
Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Tanjung Renol Asmara menjelaskan latar belakang direksi baru yang dilantik Bupati Batubara adalah dari pindahan pegawai PDAM Kabupaten Siak. Disana, beliau menjabat sebagai tenaga ahli.
“Pak Hafizullah ST ini sebelumnya menjabat sebagai Kabag PDAM di Kabupaten langkat, dan terakhir beliau menjabat sebagai tenaga ahli PDAM di Kabupaten Siak, Pekan Baru,” Kata Renol Asmara yang juga menjabat sebagai Asisten II Pemkab Batubara kepada zulnas.com melalui via telepon, Selasa (17/11/2020).
Lebih lanjut Renol menjelaskan, jabatan terakhir pak Hafizullah ST di PDAM Kabupaten Siak sebagai tenaga ahli, sedangkan saat tugas di PDAM Kabupaten Langkat, beliau menjabat salah satu Kepala Bagian (Kabag).
Baca Juga : Direksi PDAM Tirta Tanjung Hafizullah Dilantik Bupati Zahir
Sayangnya Renol Asmara tidak menjelaskan secara rinci riwayat jabatan Hafizullah sebagai direktur diperusahaan mana. Renol hanya menjelaskan secara umum, meski demikian, Renol mengaku berkas pengangkatan Hafizullah ST sudah ada didokumen Pemkab Batubara.
“Saya enggak ingat kali bang, karena dokumennya-kan ada, jadi gak mungkin saya ingat kali, yang pasti jabatan terakhirnya dari Kabupaten Siak, Pekan Baru,” Ujarnya.
Sayangnya, karena baru dilantik, zulnas.com belum bisa melakukan konfirmasi langsung kepada direksi PDAM Tirta Tanjung yang baru Hafizullah ST.

* ‘Itu Hak Priogatif Bupati, Saya Tak Ada Salah‘
Terpisah, mantan Direksi PDAM Tirta Tanjung Kabupaten Batubara yang lama Zulumri Lubis mengaku tidak tau saat pelantikan direksi baru yang dilantik oleh Bupati Kabupaten Batubara Ir Zahir M. AP.
Zulumri hanya mengaku tau jadwal pelantikan direksi yang baru justro pada Senin (16/11/2020) malam harinya saat undangan pelantikan direksi yang baru beredar di sejumlah handphone aplikasi WhatsApp.
“Saya gak tau ada pelantikan direksi baru. Soal ganti mengganti itukan hak priogatif bupati, tapi setahu saya, saya tidak ada salah,” ujar Zulumri.
Sebagai pejabat yang lama, Zulumri mengaku tidak mempersoalkan pengangkatan direksi yang lama oleh bupati Kabupaten Batubara. Beliau hanya berpesan pengangkatan dan pemberhentian seorang pejabat semua sudah diatur oleh Tuhan sebagai maha mengetahui segala sesuatu.
“Sekali lagi saya jelaskan ini hak priogatif bupati. Jabatan hanyalah amanah, pengangkatannya diatur regulasi dan ada konsekuensi,” Tandasnya Zulumri. ****