Zulnas.com, Batubara — Malam di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, terasa berbeda dari biasanya. Di sebuah lapangan futsal yang biasanya dipenuhi anak-anak muda bermain bola, kini suasananya berubah dipenuhi tawa dan semangat warga yang berkumpul.
Kamis malam itu (10/10/2024), masyarakat tak hanya berkumpul untuk menonton pertandingan sepakbola Timnas Indonesia melawan Bahrain, tetapi juga untuk menikmati momen kebersamaan bersama salah satu tokoh yang semakin dikenal dan menjadi idola dalam perpolitikan pilkada Batubara yakni Baharuddin Siagian.
Acara Nonton Bareng (Nobar) yang digelar oleh Baharuddin dan timnya, Tim BAHAGIA SAZA, bukan hanya soal menonton bola, melainkan soal kebersamaan dan menguatkan semangat olahraga di tengah masyarakat.
Baharuddin, yang dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, menunjukkan bahwa jiwa ke-olahraganya tak pernah padam, terlebih saat gol Timnas Indonesia tercipta.
Di tengah kerumunan, Baharuddin bukan sekadar calon bupati yang berjarak dengan warganya. Ia membaur, tersenyum, dan bersorak bersama, seolah menjadi bagian dari kegembiraan rakyat kecil.

Sofyan dan Lisa, pasangan suami istri asal Desa Suka Maju, menyoroti dengan antusias tingkah laku Baharuddin. “Dia benar-benar semangat saat nonton bola, seperti kami semua di sini.
Baharuddin sepertinya paham betul bagaimana menyentuh hati masyarakat melalui hal-hal sederhana seperti ini,” ucap Lisa dengan senyum lebar.
Bukan hanya Sofyan dan Lisa yang merasakan kebahagiaan malam itu. Heri, seorang warga Desa Lalang yang mengaku maniak sepak bola, juga turut memberikan apresiasi terhadap acara yang diadakan Baharuddin-Syafrizal.
“Kegiatan seperti ini sangat kami tunggu-tunggu. Selain menghidupkan kecintaan terhadap olahraga, acara ini juga membantu pedagang-pedagang kecil yang ada di sekitar sini,” ujar Heri sambil menunjuk deretan pedagang yang sibuk melayani penonton yang datang.
Dalam momen tersebut, Baharuddin tidak melewatkan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya. Ia bicara tentang masa depan Kabupaten Batubara dan harapannya untuk lima tahun mendatang.
Bagi Baharuddin, kebersamaan yang terlihat malam itu hanyalah secuil gambaran dari mimpi besar yang ia punya untuk daerah ini—bahwa Batubara bisa maju dengan pemimpin yang memahami kebutuhan masyarakat.

Momen ini menjadi salah satu dari sekian banyak cara Baharuddin mendekatkan diri dengan masyarakat. Tak hanya melalui pidato dan janji politik, tetapi juga melalui acara yang sederhana namun bermakna, seperti nonton bareng ini.
“Kami berharap doa dan dukungan masyarakat, memilih yang terbaik untuk Kabupaten Batubara dengan kode dua jari,” seru Baharuddin di tengah antusiasme warga.
Di akhir malam, suasana terasa hangat meski udara Tanjung Tiram mulai dingin. Gelak tawa, sorak kemenangan, dan obrolan ringan tentang sepak bola terus berlanjut.
Warga pulang dengan hati gembira, bukan hanya karena kemenangan Timnas, tetapi karena kehadiran seorang calon pemimpin yang mereka rasakan dekat dan nyata. Seorang Baharuddin, yang tak hanya bicara soal masa depan, tapi juga hadir dan ikut merasakan apa yang dialami rakyatnya.
Di lapangan futsal itu, jiwa olahraga dan semangat kebersamaan Baharuddin benar-benar meluap. Meski hujan melanda, namun di mata masyarakat Tanjung Tiram, malam itu bukan sekadar nonton bareng, tapi adalah janji akan sebuah perubahan yang lebih baik di masa yang akan depan. (Azmi).