RSUD & BPJS Labuhanbatu Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral Balita

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulnas.com, LABUHANBATU – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat bersama BPJS Kesehatan Labuhanbatu akhirnya buka suara terkait video viral yang menyebut seorang balita meninggal dunia di RSUD Rantauprapat. Klarifikasi resmi disampaikan dalam konferensi pers di Gedung C Lantai 4, RSUD Rantauprapat, Jumat (19/9/2025).

Hadir dalam kesempatan itu Direktur RSUD Rantauprapat, dr. H. Ady Subrata, M.Ked (Ped), Sp.A., Kepala BPJS Kesehatan Labuhanbatu, Buara Pranata Ginting, serta keluarga pasien.

Direktur RSUD: Informasi di Medsos Tidak Benar

Direktur RSUD Rantauprapat, dr. Ady Subrata, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar.
“Pasien sebenarnya dirujuk ke Medan untuk mendapatkan perawatan. Sudah diobati, sembuh, bahkan beberapa kali kontrol ulang menggunakan BPJS. Namun karena ada kesalahan staf kami, status pasien tercatat meninggal sehingga kepesertaan BPJS-nya terblokir,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah berkoordinasi dengan BPJS, status kepesertaan pasien segera dipulihkan.
“Dalam waktu dua hari BPJS pasien sudah aktif kembali dan bisa dipakai. Kondisi pasien juga sehat,” tegas dr. Ady.

Baca Juga :  Hadiri Peringatan HKN, Wabup Labuhanbatu Ucapkan Terimakasih Kepada Insan Kesehatan

BPJS: Kesalahan Entri, Pasien Seharusnya Tercatat ‘Dirujuk’

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Labuhanbatu, Buara Pranata Ginting, menjelaskan kronologi secara detail.
“Klarifikasi pertama, usia pasien bukan 2 tahun seperti yang viral, melainkan 2 bulan. Pasien masuk RSUD pada 17 Juli 2025, lalu dirujuk ke RS Adam Malik pada 29 Juli 2025,” ujarnya.

Ia menerangkan, petugas RS wajib melaporkan status pasien dengan empat kategori: sembuh, dirujuk, pulang atas permintaan sendiri, atau meninggal dunia.
“Seharusnya pasien ini dicatat ‘dirujuk’, namun terjadi kesalahan entri sehingga statusnya ‘meninggal dunia’. Akibatnya, kepesertaan BPJS otomatis terblokir. Kami sudah lakukan perbaikan dan pada 18 September pukul 09.00 WIB kepesertaan pasien kembali aktif,” ungkap Buara.

Baca Juga :  216 Calon Jamaah Haji Ikuti Manasik, Persiapan Menuju Tanah Suci Dimatangkan

Buara menegaskan pihaknya menjadikan kasus ini sebagai evaluasi.
“Ini baru sekali terjadi di RSUD Rantauprapat. Kami akan lakukan pengawasan dan pembinaan agar petugas lebih hati-hati ke depannya,” pungkasnya.

Keluarga: Pasien Sehat, Usia 2 Bulan Bukan 2 Tahun

Perwakilan keluarga yang juga nenek pasien turut memberikan keterangan.
“Cucu saya sehat dan tetap dalam pengontrolan dokter. Usianya 2 bulan, bukan 2 tahun seperti yang beredar di media sosial. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait semakin memperhatikan pelayanan,” ujarnya di hadapan wartawan.

Komitmen Perbaikan Layanan

Dengan adanya klarifikasi ini, publik mendapat kepastian bahwa pasien dalam kondisi sehat dan kepesertaan BPJS telah aktif kembali. Pihak RSUD Rantauprapat dan BPJS Kesehatan Labuhanbatu berkomitmen memperbaiki sistem administrasi agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. (CeHa).

Follow WhatsApp Channel zulnas.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Jamri Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu
SMK Yapim Rantauprapat Serukan Semangat Kebersamaan di Hari Raya Idulfitri 1447 H
Doa Bersama Warnai Kebersamaan Forwaka dan SMSI Labuhanbatu Raya
Pemkab Labuhanbatu Siapkan Dua Opsi Lokasi Pembangunan Yonif TP Tahap Tiga
Jelang IdulFitri ,Forwaka Labuhanbatu Berbagi Paket Lebaran Kepada Anggota
Parcel Lebaran: Bingkisan Kecil, Makna Besar dalam Menjaga Tali Silaturahmi
Wabup Labuhanbatu ‘Jemput Bola’ Aspirasi Warga
DPD Kopi Malam Gelar Safari Ramadhan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:44 WIB

H. Jamri Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:44 WIB

SMK Yapim Rantauprapat Serukan Semangat Kebersamaan di Hari Raya Idulfitri 1447 H

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:37 WIB

Pemkab Labuhanbatu Siapkan Dua Opsi Lokasi Pembangunan Yonif TP Tahap Tiga

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:09 WIB

Jelang IdulFitri ,Forwaka Labuhanbatu Berbagi Paket Lebaran Kepada Anggota

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:35 WIB

Parcel Lebaran: Bingkisan Kecil, Makna Besar dalam Menjaga Tali Silaturahmi

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Pemkab Batubara Imbau Travel Agent Utamakan Keselamatan Wisata Bahari

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:26 WIB

BATUBARA

Membaca Ulang Polemik Tim Kreatif dan Pers di Batubara

Minggu, 22 Mar 2026 - 09:11 WIB