Zulnas.com, Medan — Nama Andar Amin Harahap kian menguat dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI. Peta dukungan internal menunjukkan arah yang semakin solid.
Hingga kini, sebanyak 30 DPD kabupaten/kota telah secara terbuka menyatakan dukungan, menempatkan Andar sebagai figur paling dominan dalam kontestasi internal Golkar Sumut.
Konsolidasi tersebut mencerminkan bukan hanya kekuatan elektoral, tetapi juga kepercayaan kader terhadap kepemimpinan dan rekam jejaknya di partai.
Andar Amin Harahap dikenal sebagai kader Golkar yang ditempa melalui proses panjang, baik di birokrasi pemerintahan maupun dalam struktur organisasi partai.
Lahir di Padangsidimpuan pada 26 Januari 1982, Andar menempuh pendidikan kepamongprajaan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) hingga meraih gelar magister.
Latar belakang akademik ini membentuk karakter kepemimpinannya yang administratif, terstruktur, dan terbiasa bekerja dalam sistem pemerintahan.
Karier publik Andar mencatat lintasan yang relatif lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Padangsidimpuan periode 2013–2018, kemudian melanjutkan kiprah eksekutifnya sebagai Bupati Padang Lawas Utara periode 2018–2023.
Pengalaman memimpin dua daerah dengan karakter sosial dan geografis berbeda memberi Andar pemahaman luas tentang tantangan pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta dinamika hubungan pusat dan daerah.
Pasca tugasnya di eksekutif, Andar melangkah ke tingkat nasional. Pada Pemilu 2024, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dan kini bertugas di Komisi II, komisi strategis yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, serta kepemiluan.
Posisi ini semakin memperkuat kapasitas dan jejaring politiknya, khususnya dalam menghubungkan kepentingan daerah dengan kebijakan nasional.
Di internal Partai Golkar, Andar juga dikenal aktif dan konsisten. Ia menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Padang Lawas Utara dan dinilai berhasil membangun serta menjaga soliditas struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Pendekatan organisasi yang rapi, komunikasi yang intens dengan kader daerah, serta rekam jejak elektoral yang teruji menjadi modal utama dalam kontestasi Musda.
Menguatnya dukungan dari mayoritas DPD kabupaten/kota menunjukkan bahwa Andar Amin Harahap dipersepsikan sebagai figur pemersatu dan memiliki kapasitas manajerial untuk memimpin Golkar Sumatera Utara ke depan.
Dengan kombinasi pengalaman birokrasi, kepemimpinan eksekutif daerah, serta posisi strategis di parlemen nasional, Andar tampil sebagai representasi kader Golkar yang matang secara struktural dan relevan dengan tantangan politik kekinian.
Menjelang Musda XI, nama Andar Amin Harahap bukan sekadar disebut, tetapi menjadi poros utama dalam peta kekuatan internal Golkar Sumatera Utara. (Dan).












