Zulnas.com, Medan — Nama Hendri Yanto Sitorus dikenal luas sebagai salah satu figur muda yang menonjol dalam lanskap politik Sumatera Utara. Lahir di Aek Kota Batu pada 13 Desember 1988, Hendri tumbuh dengan latar belakang pendidikan yang kuat.
Lalu, Ia kemudian menempuh pendidikan formal sejak tingkat dasar hingga meraih gelar doktor, sebuah capaian yang relatif jarang di kalangan politisi muda daerah. Modal akademik inilah yang kemudian menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier politik dan pemerintahannya.
Karier politik Hendri dimulai melalui Partai Golkar, partai besar yang telah lama menjadi kekuatan utama di panggung politik nasional maupun daerah. Kepercayaan publik mulai teruji ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara pada Pemilu 2014.
Pada periode berikutnya, Hendri kembali memperoleh mandat rakyat, menandai konsistensi dukungan politik serta kemampuannya menjaga basis elektoral.
Pengalaman sebagai legislator memberinya pemahaman mendalam tentang proses perumusan kebijakan, dinamika anggaran, serta relasi antara eksekutif dan legislatif. Bekal tersebut menjadi pijakan penting ketika Hendri melangkah ke level kepemimpinan yang lebih tinggi.
Puncak karier politiknya ditandai dengan terpilihnya Hendri Yanto Sitorus sebagai Bupati Labuhanbatu Utara. Ia tercatat memimpin daerah tersebut selama dua periode.
Dalam masa kepemimpinannya, Hendri menaruh perhatian pada agenda pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta upaya memperkuat tata kelola pemerintahan.
Posisi strategis sebagai kepala daerah turut memperluas jejaring politiknya, baik di internal Partai Golkar maupun dengan berbagai pemangku kepentingan lintas wilayah di Sumatera Utara.
Di luar jabatan formal pemerintahan, Hendri juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kepemudaan. Keterlibatan ini memperkuat kedekatannya dengan masyarakat sekaligus membangun relasi yang solid dengan kader dan simpatisan Partai Golkar hingga tingkat akar rumput.
Aktivitas organisasi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menjaga eksistensi dan relevansi politiknya di tengah dinamika yang terus berubah.
Kini, dalam konstelasi internal Partai Golkar Sumatera Utara, nama Hendri Yanto Sitorus mencuat sebagai salah satu figur yang diperhitungkan dalam bursa calon Ketua DPD Golkar Sumut.
Perpaduan antara latar belakang akademik, pengalaman legislatif, serta kepemimpinan dua periode sebagai kepala daerah menjadikan Hendri sebagai representasi politisi muda dengan rekam jejak yang relatif lengkap.
Perjalanan Hendri Yanto Sitorus menunjukkan bahwa kombinasi pendidikan, pengalaman, dan konsistensi politik dapat membentuk figur pemimpin daerah yang memiliki daya saing kuat, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga dalam dinamika politik partai di tingkat provinsi. (Dan).












